Jadi Pembina Upacara di SMA Negeri 2 Sekayam, Tekankan Bahaya Narkoba hingga Judi Online


Humas Polres Sanggau - Upaya penguatan karakter dan kesadaran hukum generasi muda terus dilakukan Kepolisian Sektor Sekayam melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Salah satunya diwujudkan dengan kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara bendera di SMA Negeri 2 Sekayam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 02 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman SMA Negeri 2 Sekayam, Dusun Lomur II, Desa Kenaman. Upacara bendera berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta didik bersama tenaga pendidik.

Bertindak sebagai pembina upacara yakni Kanit Samapta Polsek Sekayam, Aipda Bagiyo, yang hadir mewakili Polsek Sekayam untuk menyampaikan pesan-pesan pembinaan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para siswa.

Dalam amanatnya, Aipda Bagiyo menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus bangsa yang harus dibentengi dari berbagai pengaruh negatif, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri dari sisi keamanan dan sosial.

Ia mengingatkan para siswa tentang bahaya narkoba yang menjadi ancaman serius di wilayah perbatasan. Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, memicu tindak kriminal, serta merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Aipda Bagiyo juga mengimbau agar para siswa senantiasa tertib dalam berlalu lintas. Ia menegaskan pentingnya mematuhi peraturan, menggunakan helm, melengkapi surat kendaraan, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

Pada kesempatan yang sama, ia turut menyoroti maraknya praktik judi online yang saat ini menjadi fenomena meresahkan. Judi online dinilai dapat menimbulkan kecanduan, kerugian ekonomi, serta berdampak buruk pada keharmonisan keluarga dan masa depan generasi muda.


Tidak kalah penting, Aipda Bagiyo juga menekankan larangan keras terhadap segala bentuk perundungan atau bullying serta perkelahian, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia mengajak para siswa untuk membangun budaya saling menghormati dan menyelesaikan permasalahan dengan cara yang bermartabat.

Kegiatan upacara tersebut turut dihadiri Kepala SMA Negeri 2 Sekayam, Hera Indriwani, S.Th., dewan guru, serta sekitar 651 siswa dan siswi yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sekayam menyambut baik kehadiran Polri sebagai pembina upacara. Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini dan menjadi penguatan karakter bagi peserta didik.

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan sekolah merupakan bagian dari strategi preventif untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini.

“Melalui kegiatan pembina upacara di sekolah, kami ingin hadir lebih dekat dengan pelajar. Pesan-pesan kamtibmas ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjauhi narkoba, judi online, dan perilaku menyimpang lainnya,” ujarnya.

Kapolsek Sekayam menambahkan bahwa generasi muda di wilayah perbatasan harus memiliki ketahanan moral dan mental yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Menurut Kapolsek, sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

Secara keseluruhan, kegiatan pembina upacara bendera di SMA Negeri 2 Sekayam berjalan tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polsek Sekayam berharap kesadaran hukum, kedisiplinan, serta karakter positif para siswa dapat terus tumbuh sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: