Humas Polres Sanggau - Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Sekayam, Polres Sanggau, yang secara rutin melaksanakan pengecekan kondisi sekaligus perawatan lahan jagung Kuartal II seluas kurang lebih dua hektare pasca penanaman di Dusun Kenaman, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (3/7/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P. didampingi Ketua Kelompok Tani serta personel Polsek Sekayam.
Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi perkembangan tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 81 hari (H+81) sekaligus memastikan seluruh proses budidaya berjalan sesuai tahapan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tanaman jagung di seluruh area lahan produktif. Selain mengevaluasi pertumbuhan tanaman, personel bersama kelompok tani juga melaksanakan kegiatan pemeliharaan berupa pruning atau pemangkasan bagian tanaman yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman, memperlancar pertumbuhan, serta mengoptimalkan hasil panen pada masa mendatang.
Program pemanfaatan lahan produktif yang dijalankan Polsek Sekayam merupakan implementasi dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Melalui sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani, lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini dikelola menjadi kawasan pertanian produktif yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Sekayam.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Seluruh tanaman berada pada fase pertumbuhan yang normal dengan tingkat kesuburan yang terjaga. Hingga saat ini tidak ditemukan genangan air maupun dampak cuaca ekstrem yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman.
Selain itu, kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Sekayam masih tergolong kondusif dengan intensitas curah hujan berada pada kategori normal. Situasi tersebut menjadi faktor pendukung bagi proses pertumbuhan tanaman jagung sehingga pemeliharaan dapat dilakukan secara optimal tanpa kendala berarti.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P. mengatakan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan pada saat penanaman, tetapi juga bergantung pada konsistensi dalam melakukan perawatan dan pengawasan hingga masa panen tiba. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan monitoring secara berkala agar seluruh tanaman dapat tumbuh maksimal.
“Perawatan merupakan tahapan yang sangat penting dalam budidaya jagung. Kami ingin memastikan seluruh tanaman tetap sehat, mendapatkan penanganan yang tepat, serta terhindar dari berbagai faktor yang dapat mengganggu produktivitasnya. Sinergi antara Polri dan kelompok tani akan terus kami perkuat agar hasil panen nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Polsek Sekayam berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai program yang bersifat produktif. Menurutnya, peran Polri saat ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan nasional.
Melalui kegiatan pengecekan dan perawatan lahan secara berkesinambungan, Polsek Sekayam optimistis tanaman jagung di lahan seluas dua hektare tersebut dapat tumbuh optimal hingga masa panen.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri, kelompok tani, dan masyarakat mampu menghadirkan kontribusi positif dalam mewujudkan swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

