Banjir Rendam Akses Permukiman di Teraju Barat, Kapolsek Toba Turun Langsung Pantau Debit Air dan Imbau Warga Waspada


Humas Polres Sanggau - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, menyebabkan debit air di Dusun Teraju Barat RT 002 RW 001, Desa Teraju, mengalami peningkatan hingga menggenangi sejumlah akses permukiman warga. Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian dari jajaran Polsek Toba yang turun melakukan pengecekan ke lokasi terdampak pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026.

Kapolsek Toba, IPTU Arnold Roky Montolalu, S.H., M.H., bersama personel Polsek Toba melaksanakan peninjauan serta monitoring kondisi banjir atau banjir genangan yang terjadi di kawasan dataran rendah Dusun Teraju Barat. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai sebagai langkah cepat kepolisian dalam memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketinggian debit air tercatat mencapai sekitar 10 sentimeter dan merendam halaman rumah serta akses jalan warga. Sedikitnya terdapat 10 rumah kepala keluarga yang terdampak akibat meluapnya anak Sungai Dawak setelah curah hujan meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Meski genangan air masih terlihat di sejumlah titik, masyarakat di Dusun Teraju Barat diketahui telah mulai kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. Warga tetap berupaya menjaga kewaspadaan, terutama terhadap kemungkinan meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Kapolsek Toba IPTU Arnold Roky Montolalu, S.H., M.H., mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring perkembangan situasi di lokasi terdampak guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Ia juga memastikan personel kepolisian hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Dari hasil pengecekan sementara, debit air masih berada pada kisaran 10 sentimeter dan belum mengganggu aktivitas utama masyarakat secara signifikan. Namun kami tetap mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat curah hujan kembali tinggi karena wilayah ini merupakan daerah dataran rendah yang rawan tergenang,” ungkapnya.

IPTU Arnold Roky Montolalu menambahkan, genangan banjir di kawasan tersebut memang kerap terjadi ketika intensitas hujan meningkat dan menyebabkan anak Sungai Dawak meluap ke permukiman warga. Menurutnya, kondisi geografis wilayah menjadi salah satu faktor utama terjadinya banjir musiman di Dusun Teraju Barat.

Berdasarkan keterangan warga setempat, air biasanya akan berangsur surut apabila curah hujan menurun dalam beberapa jam ke depan. Sebaliknya, apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, maka debit air diperkirakan dapat kembali meningkat dan memperluas area genangan.

Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Toba juga telah melaksanakan pengamanan, monitoring, serta memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi terdampak banjir. Kepolisian meminta masyarakat segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian besar akibat kejadian tersebut. Situasi secara umum di Dusun Teraju Barat, Desa Teraju, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, terpantau aman, kondusif, dan berada dalam pengawasan aparat kepolisian bersama masyarakat setempat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: