Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Terios Terbalik di Beduai, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa


Humas Polres Sanggau - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Beduai, Dusun Beduai, Desa Bereng Bekawat, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna merah marun bernomor polisi KB 1803 MG dilaporkan terbalik hingga keluar badan jalan dan masuk ke area kebun milik warga.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah anggota piket penjagaan Polsek Beduai menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kecelakaan tunggal di lokasi kejadian. Mendapat informasi tersebut, personel kepolisian segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal sekaligus memastikan kondisi para penumpang.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan yang dihimpun petugas, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Novi Dafiansyah (35), warga Dusun Balai Karangan II, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, yang saat itu tengah melakukan perjalanan dari Pontianak menuju kediamannya. Di dalam kendaraan turut berada seorang penumpang bernama Affa (13).

Setibanya di ruas Jalan Raya Beduai, pengemudi diduga mengalami kelelahan dan mengantuk. Saat berusaha menepikan kendaraan ke sisi kiri jalan untuk beristirahat, pengemudi diduga panik sehingga kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke arah kanan sebelum akhirnya terbalik dan masuk ke kebun warga di tepi jalan.

Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pengemudi maupun penumpang berhasil keluar dari kendaraan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka serius. Meski demikian, kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan saat terbalik.


Petugas Polsek Beduai yang tiba di lokasi segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mengamankan tempat kejadian perkara, membantu mengevakuasi barang-barang milik korban, mencatat identitas para korban, hingga mengamankan barang bukti sebagai bagian dari proses penanganan kejadian.

Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, S.H., M.E., mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan pengemudi yang mengakibatkan konsentrasi berkendara menurun. Menurutnya, tidak ditemukan indikasi adanya kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri mengemudi ketika kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Apabila mulai kehilangan konsentrasi, sebaiknya segera berhenti di tempat yang aman untuk beristirahat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” ujar AKP Heri Triyana.

Ia menambahkan bahwa respons cepat personel di lapangan merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat dalam memberikan pertolongan awal sekaligus memastikan situasi di lokasi kejadian tetap aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya Beduai.

Polsek Beduai kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Dengan disiplin berlalu lintas dan meningkatkan kewaspadaan, risiko kecelakaan di jalan raya diharapkan dapat diminimalkan sehingga keselamatan seluruh pengguna jalan tetap terjaga. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: