Dukung Ketahanan Pangan, Polisi Turun Langsung ke Lahan Jagung Petani


Humas Polres Sanggau - Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Bonti, Polres Sanggau, melalui kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan Demplot I Tahun 2026 yang berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Minggu, 10 Mei 2026.
 
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Bhabinkamtibmas bersama anggota regu piket Polsek Bonti sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap lahan pertanian mitra binaan dalam Program 2 Ketahanan Pangan.
 
Pengecekan dilakukan pasca aplikasi pestisida dan racun tikus pada tanaman jagung yang sebelumnya diketahui mengalami serangan hama tikus pada bagian tongkol jagung yang masih muda. Serangan hama tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas dan hasil panen petani apabila tidak segera ditangani.
 
Lahan demplot yang dilakukan pengecekan merupakan milik petani bernama Ab Suhadi dari Kelompok Tani Semangat Baru dengan luas lahan sekitar satu hektare. Adapun jenis jagung yang ditanam yakni jagung hibrida varietas Beltras 1 dengan usia tanaman mencapai 97 hari setelah tanam.
 
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah tongkol jagung mengalami kerusakan akibat serangan tikus. Meski demikian, sebagian besar tanaman masih dalam kondisi baik dan dinilai berpotensi menghasilkan panen yang optimal apabila perawatan serta pengendalian hama terus dilakukan secara maksimal.
 
Kegiatan pengecekan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Bonti dalam mendukung Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Bonti.
 
Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional serta mendukung program swasembada pangan.
 
“Polsek Bonti terus melakukan pendampingan dan pengecekan terhadap lahan demplot jagung sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan. Kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan serangan hama,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan.
 
Kapolsek Bonti juga mengajak kelompok tani dan masyarakat untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap tanaman pertanian serta menjaga kerja sama dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: