Humas Polres Sanggau - Upaya memperkuat ketahanan pangan melalui sektor pertanian terus mendapat dukungan jajaran Polres Sanggau. Kali ini, Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, S.H., M.E., bersama personel menghadiri panen jagung hibrida Kuartal IV Tahun 2026 milik kelompok sukarelawan Martono dan rekan-rekan di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Jumat (2/10/2026). Panen dari lahan seluas 1,5 hektare tersebut menghasilkan estimasi produksi mencapai 12,24 ton.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu merupakan hasil penanaman pada Selasa (9/6/2026) dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Panen ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif melalui pengembangan komoditas jagung hibrida yang melibatkan kelompok masyarakat dan pendamping pertanian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, personel Polsek Beduai, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Thang Raya Yulita, A.Md., serta kelompok sukarelawan yang dipimpin Martono. Kehadiran unsur kepolisian dan penyuluh pertanian menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan produktif masyarakat di sektor pertanian.
Untuk mengetahui potensi hasil produksi, PPL Desa Thang Raya melaksanakan pengukuran menggunakan metode ubinan. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga plot dengan hasil masing-masing 4,8 kilogram, 5,2 kilogram, dan 5,3 kilogram. Berdasarkan pengukuran tersebut, diperoleh rata-rata hasil ubinan sebesar 5,1 kilogram.
Dari hasil penghitungan menggunakan faktor konversi 1.600 dan luas lahan 1,5 hektare, estimasi produksi jagung hibrida mencapai 12,24 ton. Angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan hasil sampel ubinan, sehingga hasil akhir produksi dapat menyesuaikan dengan keseluruhan proses panen dan pengukuran aktual di lapangan.
Kapolsek Beduai menyampaikan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan gambaran positif dari kerja sama antara masyarakat, pendamping pertanian, dan berbagai pihak dalam mengoptimalkan potensi lahan produktif. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam memperkuat ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi kerja keras kelompok sukarelawan Martono dan rekan-rekan yang telah mengelola lahan hingga menghasilkan panen jagung hibrida. Kegiatan seperti ini perlu terus didorong karena tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian dan produktivitas masyarakat,” kata AKP Heri Triyana.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Melalui pendampingan, komunikasi, dan sinergi dengan masyarakat serta penyuluh pertanian, diharapkan pemanfaatan lahan produktif dapat terus berkembang dan memberikan hasil yang berkelanjutan.
Panen jagung hibrida tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Optimalisasi lahan pertanian di tingkat desa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketersediaan komoditas pangan serta memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Polsek Beduai bersama Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui sinergi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat. Panen jagung hibrida di Dusun Timaga diharapkan menjadi motivasi bagi kelompok tani dan masyarakat lainnya untuk mengembangkan pertanian produktif demi terwujudnya kemandirian pangan yang berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

