Humas Polres Sanggau - Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Salah satunya melalui pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Kegiatan panen raya tersebut berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai, berlokasi di lahan jagung Demplot IV Polsek Sekayam, Dusun Lomur II, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Panen ini menjadi bagian dari program nasional Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., hadir langsung memimpin kegiatan tersebut, didampingi Wakapolres Sanggau Kompol Yafet Efraim Patabang, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan para pemangku kepentingan terkait. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan pangan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danki A Yon TP.833 Bumi Daranante Kapten Inf Muhammad Supii, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Sanggau, jajaran Pejabat Utama Polres Sanggau, Plt Camat Sekayam, Danramil Sekayam, perwakilan Kejaksaan, para kepala desa se-Kecamatan Sekayam, pihak perusahaan perkebunan, Korwil BPP Kecamatan Sekayam, kelompok tani, serta sekitar 100 tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolres Sanggau beserta rombongan di lokasi lahan demplot sekitar pukul 09.30 WIB. Selanjutnya, Kapolres mengikuti kegiatan zoom meeting bersama unsur Forkopimda sebagai bagian dari panen raya serentak yang dilaksanakan secara nasional.
Puncak kegiatan ditandai dengan panen jagung secara simbolis oleh Kapolres Sanggau bersama Wakapolres, Forkopimda, serta Pejabat Utama Polres Sanggau di lahan jagung seluas kurang lebih satu hektare. Panen simbolis ini menjadi wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung produktivitas pertanian di daerah.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui penguatan sektor pertanian,” ujarnya.
Ia menegaskan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan implementasi langsung dari kebijakan pimpinan Polri yang sejalan dengan program strategis pemerintah pusat.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya ketahanan pangan berjalan berkelanjutan, dari hulu hingga hilir,” kata AKBP Sudarsono.
Menurutnya, pemanfaatan lahan demplot oleh Polsek Sekayam diharapkan dapat menjadi contoh dan motivasi bagi masyarakat serta kelompok tani untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada.
“Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat jika dikelola dengan baik,” tambahnya.
Usai pelaksanaan panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama di lokasi sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas antara aparat, pemerintah daerah, serta masyarakat. Suasana keakraban terlihat mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
Sekitar pukul 13.40 WIB, Kapolres Sanggau bersama Pejabat Utama Polres Sanggau, Forkopimcam Kecamatan Sekayam, dan para tamu undangan melaksanakan pelepasan simbolis hasil panen jagung Kuartal I Kabupaten Sanggau untuk selanjutnya didistribusikan menuju Perum Bulog Cabang Sanggau.
AKBP Sudarsono menambahkan, penyaluran hasil panen ke Bulog merupakan langkah strategis untuk menjaga ketersediaan stok pangan serta stabilitas harga di pasaran.
“Ini adalah bentuk kontribusi nyata daerah dalam mendukung cadangan pangan nasional,” ujarnya.
Pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang pelaksanaan panen raya jagung serentak secara nasional.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

