Humas Polres Sanggau - Kepolisian Sektor Meliau melaksanakan pengamanan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 66.785.04 Kompak Meliau pada Rabu (18/3/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan menyusul terjadinya kekosongan stok BBM selama tiga hari yang sempat memicu peningkatan antrean masyarakat.
Pengamanan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kapolsek Meliau, Iptu Supar, bersama personel Polsek Meliau. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama proses distribusi berlangsung.
Kapolsek Meliau Iptu Supar menyampaikan bahwa langkah pengamanan ini merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah Kecamatan Meliau.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan aman dan tertib, serta mencegah potensi penyalahgunaan dalam pendistribusian. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti aturan saat mengantre,” ujar Iptu Supar di lokasi kegiatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan yang mengantre, seiring dengan kembali tersedianya stok BBM setelah sebelumnya mengalami kekosongan. Meski demikian, situasi tetap terkendali berkat pengaturan yang dilakukan oleh petugas.
Petugas kepolisian secara aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar menjaga ketertiban, tidak saling serobot antrean, serta mematuhi aturan pengisian BBM yang berlaku di SPBU tersebut.
Adapun stok BBM yang didistribusikan pada hari tersebut adalah jenis Pertalite sebanyak 5.000 liter dengan harga Rp10.000 per liter. Distribusi ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan awal masyarakat pasca kelangkaan.
Pihak SPBU juga telah melakukan langkah antisipatif dengan kembali mengambil pasokan BBM dari Depot Pertamina Pontianak guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga dalam beberapa waktu ke depan.
Dalam keterangannya, Kapolsek Meliau menambahkan bahwa koordinasi antara pihak kepolisian, pengelola SPBU, dan Pertamina sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.
“Sinergi ini menjadi kunci agar distribusi BBM berjalan lancar dan tidak menimbulkan keresahan. Kami akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak SPBU telah melakukan pemesanan tambahan BBM sebanyak 20 ton sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diiringi dengan peningkatan konsumsi BBM.
Selama kegiatan pengamanan berlangsung, situasi secara umum terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat juga mendapat respons positif sebagai bentuk pelayanan humanis dalam menjaga stabilitas kebutuhan dasar masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

