Wujud Pelayanan Polri, Ibadah Misa Krisma di Sanggau Berlangsung Kondusif


Humas Polres Sanggau - Kegiatan Ibadah Misa Krisma pembaharuan janji imamat para imam berlangsung khidmat di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Selasa (31/3/2026) pagi. Ibadah yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi para imam dalam memperbaharui komitmen pelayanan mereka kepada umat.

Misa Krisma tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Valentinus Saeng, CP, dan diikuti sekitar 170 jemaat. Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan, mencerminkan nilai spiritual yang mendalam sekaligus kebersamaan umat dalam menjalankan tradisi keagamaan.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, jajaran Polsek Kapuas Polres Sanggau melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup. Pengamanan dipimpin oleh Wakapolsek Kapuas Ipda Muhjahit selaku Perwira Pengendali (Padal), dengan melibatkan sebanyak 14 personel.

Sejak awal kegiatan, petugas telah melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi serta pemantauan area gereja. Langkah tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman bagi jemaat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ipda Muhjahit dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.


“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini adalah wujud tanggung jawab kami dalam memberikan perlindungan dan rasa nyaman bagi umat yang sedang beribadah,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan surat perintah dari Kapolres Sanggau terkait pelaksanaan pengamanan kegiatan ibadah Misa Krisma. Hal ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Sinergi antara aparat keamanan dan panitia gereja dinilai berjalan dengan baik sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar hingga selesai pada pukul 11.15 WIB.

Kegiatan pengamanan ini memiliki tujuan utama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi umat dalam menjalankan ibadah. Selain itu, kehadiran aparat juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Sanggau.

Manfaat dari pengamanan ini tidak hanya dirasakan oleh jemaat, tetapi juga masyarakat sekitar. Situasi yang tertib dan aman menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat nilai toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: