Sinergi Pengamanan Lebaran, Polres Sanggau Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026


Humas Polres Sanggau - Polres Sanggau menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2026 sebagai langkah awal memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Sanggau. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis sore, 12 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB di halaman Mapolres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si. selaku Inspektur Apel dan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau Drs. Anselmus. Kegiatan ini juga dihadiri Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, S.T., Pasi Ops Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf. A.A. Siregar, Panitera Pengadilan Negeri Sanggau Ferry Y., S.H., serta Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau Dicky Ferdiansyah, S.H., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres Sanggau, Perwira Staf, Kapolsek Kapuas beserta anggota Polres Sanggau. Selain itu, apel juga diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, antara lain Kodim 1204/Sanggau, Yon TP/833 BD, Kompi Brimob Sanggau, Subdenpom XII/1-2 Sanggau, Satpol PP Kabupaten Sanggau, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BPBD, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau.

Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting sebelum operasi pengamanan dimulai secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kapolres Sanggau, disampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang akan ditempatkan pada 2.746 pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang tersebar di berbagai wilayah.

Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri sehingga memerlukan kesiapan pengamanan yang matang dari seluruh unsur terkait.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono menegaskan bahwa kegiatan apel ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan peralatan yang akan digunakan dalam operasi pengamanan.


“Kegiatan apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh personel, sarana prasarana, serta pola koordinasi antarinstansi, sehingga pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Sudarsono.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada sinergitas dan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder yang terlibat dalam pengamanan.

Selain pengamanan arus lalu lintas, pihak kepolisian juga akan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, hingga balap liar yang kerap meningkat selama periode libur panjang.

Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik, Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor-kantor kepolisian. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya tindak kriminalitas selama masyarakat berada di kampung halaman.

Dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik, pemerintah juga akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, sistem one way, contra flow, hingga penerapan ganjil-genap di sejumlah jalur utama.

Selain itu, aparat juga diminta untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat dan banjir yang diperkirakan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Kapolres Sanggau juga menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat terkait layanan kepolisian, rekayasa lalu lintas, hingga pemanfaatan layanan Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat selama periode operasi berlangsung.

Melalui kegiatan Apel Gelar Pasukan ini, Polres Sanggau bersama seluruh unsur terkait menunjukkan komitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: