Polisi Pastikan Stok BBM Aman, Pengawasan SPBU di Sekayam Berjalan Humanis dan Transparan


Humas Polres Sanggau - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah perbatasan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Hal itu terlihat dalam kegiatan pengamanan sekaligus pengecekan stok BBM di SPBU 64.785.06 yang berlokasi di Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Rabu, 1 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel kepolisian yakni Aiptu Andriyanto, Brigpol Benni Oloan Siahaan, dan Bripda Syaiful Anwar. Kehadiran aparat bertujuan memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta mencegah potensi penyimpangan di tingkat lapangan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan koordinasi langsung dengan pengawas SPBU, Sdra. Lihun. Koordinasi tersebut difokuskan pada kondisi terkini stok BBM, sistem distribusi, hingga upaya pengawasan internal yang dilakukan pihak pengelola SPBU.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok BBM di SPBU tersebut masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Rinciannya meliputi Solar sebanyak 1.207 liter, Pertalite 1.464 liter, Dexlite 1.705 liter, dan Pertamax sebanyak 1.405 liter.

Selain memeriksa ketersediaan stok, petugas juga memastikan tidak adanya praktik pengisian BBM menggunakan jerigen maupun drum yang berpotensi menimbulkan penyalahgunaan distribusi. Dari hasil pengawasan, tidak ditemukan adanya pelanggaran tersebut selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, S.Sos., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah hukum Polsek Sekayam, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki dinamika distribusi cukup tinggi.


“Pengawasan ini tidak hanya untuk memastikan ketersediaan BBM, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan distribusi berjalan sesuai aturan, tanpa adanya praktik yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh personel di lapangan mengedepankan sikap humanis, dengan menjalin komunikasi yang baik antara petugas, pengelola SPBU, dan masyarakat pengguna BBM.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk mencegah terjadinya penimbunan, penyalahgunaan, maupun distribusi ilegal BBM. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul akibat kelangkaan bahan bakar.

Manfaat dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, di mana ketersediaan BBM tetap terjaga, antrean dapat diminimalisir, serta kepercayaan publik terhadap pengawasan aparat semakin meningkat.

Dengan situasi yang terpantau aman dan terkendali, Polsek Sekayam menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan rutin dan berkelanjutan, guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara adil dan merata. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: