Dari Lahan Demplot ke Ketahanan Pangan, Polsek Mukok Bergerak Bersama Masyarakat


Humas Polres Sanggau - Polsek Mukok terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung di lahan Demplot VI Polsek Mukok, Selasa (20/4/2026) pagi. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi Program 100 Hari Asta Cita pemerintah dalam memperkuat sektor pangan di daerah.

Kegiatan penanaman jagung dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di lahan milik PT. MPE yang berada di Dusun Sei Olay, Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau.

Lahan demplot seluas kurang lebih dua hektare tersebut dimanfaatkan secara produktif sebagai sarana pertanian percontohan berbasis kolaborasi antara kepolisian dan pihak perusahaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Mukok Aiptu Libertus bersama personel Polsek Mukok serta HRD Umum PT. MPE, Fajar Susilo, bersama jajaran karyawan perusahaan. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bentuk sinergitas antara aparat keamanan dan dunia usaha dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penanaman jagung dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh peserta kegiatan. Selain sebagai aktivitas pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta perusahaan yang beroperasi di wilayah hukum Polsek Mukok.

Kapolsek Mukok AKP Ambril, S.H., M.A.P., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan demplot merupakan langkah konkret kepolisian dalam mendukung stabilitas pangan sekaligus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif secara optimal.


Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk institusi kepolisian.

“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin memberikan contoh nyata bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat memperkuat sektor pangan,” ujar AKP Ambril.

Ia menambahkan bahwa program demplot pertanian yang dijalankan Polsek Mukok diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat desa. Dengan adanya lahan percontohan, masyarakat dapat melihat langsung proses pengolahan lahan, penanaman, hingga pengelolaan hasil pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap Program 100 Hari Asta Cita yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan lahan pertanian dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Selain penanaman jagung, personel Polsek Mukok turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga produktivitas lahan serta mendorong masyarakat agar tidak membiarkan lahan kosong yang berpotensi dimanfaatkan untuk sektor pertanian.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Polsek Mukok berharap sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Upaya bersama ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: