Pria 46 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Jalan Lintas Malenggang, Diduga Korban Laka Tunggal


Humas Polres Sanggau Warga Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di parit pinggir jalan pada Selasa, 14 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Informasi awal diterima dari masyarakat yang melaporkan adanya korban tergeletak di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Malenggang, tepatnya di Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam. Lokasi yang dikenal sebagai jalur sepi dengan kondisi jalan menurun dan menikung ini diduga menjadi faktor pemicu terjadinya insiden.

Korban diketahui bernama Baran (46), warga Dusun Sungai Pinang, Desa Malenggang. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tertimpa sepeda motor di dalam parit di tepi jalan.

Saksi pertama yang menemukan korban adalah anak kandungnya sendiri, Sapinus Duber (25), yang sebelumnya berinisiatif mencari ayahnya karena tidak kunjung pulang ke rumah selama dua hari. Upaya pencarian dilakukan setelah korban tidak dapat dihubungi sejak meninggalkan rumah.

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, saat pergi dari rumah seorang diri tanpa memberi tahu tujuan. Hingga keesokan harinya, korban tidak kembali dan tidak bisa dihubungi melalui telepon seluler.

Merasa khawatir, Sapinus mulai melakukan pencarian pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIB dengan menyisir sejumlah lokasi di wilayah Desa Malenggang. Pencarian berlanjut hingga ke arah Dusun Sei Pinang.

Saat melintas di Jalan Lintas Malenggang, Sapinus melihat sebuah sepeda motor berada di dalam parit dengan posisi terbalik. Curiga dengan kondisi tersebut, ia mendekati lokasi dan menemukan ayahnya dalam keadaan tertimpa kendaraan tersebut.


Sapinus kemudian segera menghubungi warga sekitar, termasuk Sumino (32) dan Fajri Tri Setia Wibowo (32), serta perangkat kewilayahan setempat untuk membantu proses evakuasi. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S. Sos, M.A.P. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, korban diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.

“Dari kondisi di lapangan, korban diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan turunan dan tikungan yang minim penerangan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sehingga kuat dugaan ini merupakan kecelakaan tunggal,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari atau saat kondisi jalan licin.

“Kami mengingatkan pengguna jalan agar selalu waspada, mengingat karakteristik jalan yang rawan serta minimnya penerangan,” tambahnya.

Saat ini, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Korban rencananya akan dimakamkan pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB di pemakaman Dusun Sei Pinang, Desa Malenggang. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: