Humas Polres Sanggau - Musim kemarau dengan curah hujan rendah mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Sekayam bersama Damkar Kecamatan Sekayam menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat dan sejumlah tempat ibadah di Desa Balai Karangan, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P. bersama personel Polsek Sekayam dan Damkar Kecamatan Sekayam. Penyaluran dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak berkurangnya sumber air selama musim kemarau.
Kondisi cuaca yang relatif kering menyebabkan debit air di sejumlah sumber yang selama ini dimanfaatkan warga mengalami penurunan. Situasi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh terhadap ketersediaan air untuk keperluan ibadah di sejumlah rumah ibadah yang berada di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan air bersih disalurkan ke Masjid Hidayatullah di Dusun Balai Karangan IV, Desa Balai Karangan. Selain itu, bantuan juga diberikan ke Surau Raudhatul Jannah di Dusun Balai Karangan II serta Surau Al-Baqarah yang berada di Gang Klien, Dusun Balai Karangan II.
Personel Polsek Sekayam bersama petugas Damkar juga mendistribusikan air bersih kepada sejumlah rumah warga di Dusun Balai Karangan I, II, III dan IV. Penyaluran dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi persoalan kebutuhan dasar akibat kondisi cuaca. Menurutnya, bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air tetap tersedia.
“Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kami berupaya hadir untuk membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Air merupakan kebutuhan dasar, sehingga pada kondisi kemarau seperti ini kepolisian bersama unsur terkait perlu mengambil langkah nyata untuk membantu warga,” ujar AKP Dr. Sutikno.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin dekat antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan dukungan.
Kapolsek mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia. Ia juga mendorong warga untuk segera berkomunikasi dengan pemerintah desa maupun kepolisian apabila mengalami kesulitan air yang semakin serius sehingga dapat dicarikan langkah penanganan bersama.
“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air seperlunya dan menjaga sumber air yang ada. Polri bersama pemerintah dan unsur terkait akan terus berupaya membangun koordinasi untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau,” katanya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, penyaluran air bersih tersebut juga menjadi bentuk pelayanan kepolisian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Bantuan kepada tempat ibadah diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas keagamaan, khususnya kebutuhan air untuk kebersihan dan pelaksanaan ibadah.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sekayam berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama musim kemarau sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan warga. Polsek Sekayam berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang humanis serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Sekayam tetap aman dan kondusif. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

