Humas Polres Sanggau - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus menjadi perhatian berbagai pihak di Kabupaten Sanggau. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Forum Diskusi Lalu Lintas yang dirangkaikan dengan pembagian helm standar kepada warga di Kecamatan Tayan Hilir, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Weng Coffee, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Forum ini menjadi sarana edukasi sekaligus ruang dialog antara instansi terkait dengan masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diskusi membahas berbagai persoalan yang kerap menjadi penyebab pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Mulai dari penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kewajiban menggunakan helm standar, larangan penggunaan knalpot brong atau racing, hingga bahaya kendaraan dengan muatan berlebih.
Selain itu, forum juga membahas tingginya potensi kecelakaan akibat parkir sembarangan serta pentingnya pemahaman masyarakat terkait santunan asuransi jiwa bagi korban kecelakaan lalu lintas. Materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh warga yang hadir.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, panitia kegiatan turut membagikan empat buah helm standar kepada masyarakat di kawasan Simpang Tiga Terminal Desa Kawat. Pembagian helm dilakukan untuk mendorong masyarakat agar lebih disiplin menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Penanggung Jawab Jasa Raharja Kabupaten Sanggau Jafar, Petugas LBJR Samsat Kabupaten Sanggau Ismiandri, perwakilan Dinas Perhubungan Kecamatan Tayan Hilir Sugeng dan Windi, serta Ps. Kanit Lantas Polsek Tayan Hilir, Aipda Edy Kusuma, S.H.
Wakapolsek Tayan Hilir, Iptu Dadang Sudarmo, dalam keterangannya mengatakan bahwa forum diskusi tersebut menjadi langkah preventif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Menurutnya, keselamatan di jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban bersama seluruh pengguna jalan.
“Melalui forum ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Penggunaan helm standar, mematuhi aturan berkendara, serta menghindari penggunaan knalpot brong merupakan bagian dari upaya melindungi diri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa edukasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Tayan Hilir. Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis menjadi langkah efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.
Kegiatan Forum Diskusi Lalu Lintas dan pembagian helm standar kepada warga tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berkendara serta mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas di lingkungan masing-masing. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

