Polres Sanggau - Polsek Jangkang bergerak cepat melakukan ground check dan pengecekan lokasi titik panas atau hot spot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan pengecekan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB setelah terdeteksi adanya tiga titik hot spot berdasarkan hasil pemantauan di wilayah Desa Selampung, Kecamatan Jangkang.
Pengecekan dipimpin langsung oleh AIPDA Didik bersama tujuh personel Polsek Jangkang guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah antisipasi agar api tidak meluas ke area lain.
Dari hasil pengecekan, petugas menemukan tiga lokasi lahan semak yang sebelumnya terbakar dengan luas masing-masing sekitar 0,5 hektare, 0,6 hektare, dan 0,6 hektare. Seluruh lokasi berada di wilayah Desa Selampung dengan jenis lahan berupa tanah mineral.
Saat personel tiba di lokasi, kondisi api diketahui sudah padam. Petugas kemudian melakukan pengecekan menyeluruh di area lahan guna memastikan tidak terdapat titik api aktif yang berpotensi kembali menyala.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan milik pribadi. Pemilik lahan disebut telah menyiapkan alat pemadam sederhana dan berada di lokasi selama proses pembakaran berlangsung.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah koordinasi bersama Tim Siaga Api Penanggulangan Karhutla, pemerintah desa, kepala dusun, serta unsur terkait lainnya guna mencegah potensi kebakaran yang lebih luas.
Kapolsek Jangkang IPTU Sukarjo mengatakan pengecekan langsung ke lokasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polsek Jangkang terhadap setiap informasi titik panas yang muncul di wilayah hukumnya.
“Setiap terdeteksi adanya hot spot, personel langsung kami turunkan untuk melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran,” ujar IPTU Sukarjo.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat desa dan tokoh adat setempat.
“Koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat terus kami kedepankan agar masyarakat semakin memahami pentingnya mencegah pembakaran lahan yang berisiko menimbulkan kebakaran lebih besar,” tambahnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuka atau membersihkan lahan, terutama saat kondisi cuaca panas, serta memastikan tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala.
Kegiatan ground check dan pengecekan titik hot spot di wilayah Kecamatan Jangkang berlangsung aman dan lancar. Polsek Jangkang memastikan akan terus meningkatkan patroli serta koordinasi lintas sektor sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

