Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bonti Pantau Kondisi Jagung Hibrida di Lahan Demplot


Humas Polres Sanggau - Dalam rangka mendukung Program 2 Ketahanan Pangan melalui pemanfaatan lahan produktif, jajaran Polsek Bonti melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan Demplot I Tahun 2026 yang berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Minggu, 17 Mei 2026.

Kegiatan pengecekan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan menyasar kondisi tanaman jagung usia 96 hari setelah tanam (HST) milik petani mitra yang tergabung dalam Kelompok Tani Semangat Baru. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap perkembangan tanaman pasca pemupukan ketiga dan aplikasi pestisida.

Lahan demplot yang dikelola bersama tersebut memiliki luas sekitar satu hektare dan ditanami jagung jenis Beltras 1. Pemilik lahan diketahui bernama Ab Suhadi yang selama ini aktif mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bonti.

Dalam pengecekan tersebut, personel Polsek Bonti menemukan adanya serangan hama tikus pada sebagian tongkol jagung yang masih muda. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memengaruhi hasil panen apabila tidak segera ditangani secara maksimal.

Meski demikian, sejumlah tanaman jagung lainnya masih dalam kondisi baik dan tidak terdampak serangan hama. Petugas bersama petani terus melakukan pemantauan guna memastikan perkembangan tanaman tetap terjaga hingga masa panen tiba.

Pengecekan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan aplikasi pestisida atau racun tikus di area lahan pertanian. Langkah tersebut merupakan upaya pencegahan untuk meminimalisir kerusakan tanaman akibat serangan hama yang berpotensi menurunkan produktivitas hasil pertanian.


Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring terhadap lahan produktif masyarakat. Kami ingin memastikan tanaman yang dikelola petani dapat berkembang optimal hingga masa panen,” ujar Iptu Erpan Yudi Asmara.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendukung swasembada pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.

Menurutnya, Program 2 Ketahanan Pangan yang dijalankan Polsek Bonti juga selaras dengan upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis pemanfaatan lahan produktif di daerah.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lahan Demplot I Polsek Bonti terpantau aman dan kondusif. Polsek Bonti memastikan kegiatan monitoring dan pendampingan terhadap lahan pertanian masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: