Humas Polres Sanggau - Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Bonti, Polres Sanggau. Salah satunya melalui kegiatan pengecekan kondisi tanaman Jagung Hibrida pada lahan Demplot II Tahun 2026 di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Minggu, 24 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB tersebut dilakukan setelah pelaksanaan pemupukan ketiga dan aplikasi pestisida pada lahan jagung binaan dalam rangka Program 2 Ketahanan Pangan, yakni pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung swasembada pangan nasional.
Pengecekan dilakukan langsung oleh personel Polsek Bonti bersama petani mitra guna memastikan kondisi tanaman jagung tetap tumbuh optimal dan terhindar dari serangan hama, khususnya tikus yang sebelumnya sempat dikhawatirkan merusak tongkol jagung muda.
Kapolsek Bonti, IPTU Erpan Yudi Asmara, mengatakan bahwa monitoring rutin dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada kelompok tani sekaligus memastikan keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bonti.
“Kegiatan pengecekan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan baik pasca pemupukan dan pengendalian hama. Alhamdulillah, kondisi tanaman saat ini tumbuh bagus dan tidak ditemukan serangan hama tikus,” ungkapnya.
Lahan demplot yang dilakukan pengecekan tersebut merupakan milik petani bernama Sumardyyono dari Kelompok Tani Cinta Damai dengan luas lahan sekitar 1,5 hektare. Adapun jenis jagung yang ditanam yakni varietas Beltras 1 dengan usia tanaman mencapai 87 hari setelah tanam (HST).
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau sehat dan berkembang optimal. Upaya aplikasi pestisida sebelumnya dinilai efektif dalam mencegah serangan hama yang berpotensi menurunkan hasil panen petani.
Kapolsek Bonti menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan. Kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal dan memberi manfaat bagi petani serta masyarakat sekitar,” kata IPTU Erpan.
Program pemanfaatan lahan produktif yang dijalankan Polsek Bonti juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan penguatan ekonomi masyarakat pedesaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi demplot terpantau aman, tertib dan kondusif. Polsek Bonti memastikan pendampingan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan hingga masa panen guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

