Hadapi Kabut Asap Karhutla, Polsek Meliau Edukasi Warga, Bagikan Masker hingga Buka Layanan Kesehatan Gratis


Humas Polres Sanggau - Polsek Meliau bersama Tim Kesehatan Terpadu Siaga Karhutla Kecamatan Meliau mengambil langkah terpadu untuk melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi pencegahan karhutla, pembagian masker, serta pelayanan kesehatan gratis bagi warga Dusun Tayok, Desa Meliau Hulu, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Selasa (8/9/2026).

Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan dipimpin Kapolsek Meliau Iptu Supar. Kegiatan melibatkan unsur Polsek Meliau, Koramil Meliau, Puskesmas Meliau, serta tokoh masyarakat setempat sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam menghadapi kondisi kemarau berkepanjangan dan dampak kabut asap.

Dalam kegiatan sosialisasi, sekitar 50 warga Dusun Tayok diberikan edukasi mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan serta menunda pembukaan lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko api menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

Kapolsek Meliau juga menyampaikan ketentuan terkait larangan pembukaan lahan dengan cara membakar sebagaimana disampaikan dalam Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Bagian Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026. Sosialisasi tersebut diberikan agar masyarakat memahami pentingnya mengelola lahan tanpa menggunakan metode yang dapat memicu kebakaran.

“Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat merupakan garda terdepan karena paling dekat dengan lingkungan dan lahan yang dikelola. Kami mengajak warga untuk tidak menggunakan api dalam membuka lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” ujar Iptu Supar.

Sebagai langkah perlindungan terhadap dampak kabut asap, personel bersama tim terkait juga membagikan sebanyak 200 masker kepada masyarakat. Masker tersebut diberikan untuk membantu mengurangi paparan asap dan debu yang dapat mengganggu saluran pernapasan, khususnya saat warga harus melakukan aktivitas di luar rumah.


Selain pembagian masker, Tim Kesehatan Terpadu Siaga Karhutla juga membuka pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, serta pemeriksaan terhadap berbagai keluhan kesehatan yang berpotensi berkaitan dengan paparan kabut asap karhutla.

Iptu Supar mengatakan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan dampak karhutla karena kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian seiring memburuknya kualitas udara. Menurutnya, langkah penanganan tidak hanya berorientasi pada pencegahan dan pemadaman kebakaran, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dari dampak yang ditimbulkan.

“Kami ingin masyarakat mendapat perhatian secara menyeluruh. Bukan hanya mencegah kebakaran, tetapi juga membantu warga menjaga kondisi kesehatannya. Apabila ada keluhan akibat paparan asap, kami mendorong masyarakat segera memanfaatkan fasilitas kesehatan dan tidak menunggu kondisi menjadi lebih berat,” katanya.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker dengan benar, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk, serta segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluhan seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya. Warga juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memperburuk kondisi kabut asap.

Kolaborasi antara kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi karhutla secara menyeluruh. Langkah pencegahan dilakukan bersamaan dengan perlindungan kesehatan agar dampak kebakaran tidak semakin meluas dan masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan aman.

Melalui rangkaian sosialisasi, pembagian masker, dan pelayanan kesehatan gratis tersebut, Polsek Meliau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat kesadaran warga dalam mencegah karhutla sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat Kecamatan Meliau dari ancaman kabut asap. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: