Humas Polres Sanggau - Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Sanggau. Polsek Parindu bersama unsur pemerintah kecamatan, TNI, pemadam kebakaran, pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat menggelar Apel Siaga Api dan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Parindu, Sabtu (8/8/2026) pagi.
Apel yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Parindu AKP Sutono. Kegiatan ini menjadi langkah bersama untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki kesiapan personel, sarana, serta pola koordinasi yang diperlukan dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya selama musim kemarau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Parindu Ancip Sebastoanus, S.A.P., Danramil Parindu Kapten Inf. Joko Budi, Sekcam Parindu Maria, S.Sos., Manager Humas PT SIA Kunhardadi, serta perwakilan Pemerintah Desa Pusat Damai, Kawil Tani Jaya Edo. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Peserta apel terdiri atas personel Polsek Parindu, Koramil Parindu, staf Kecamatan Parindu, Damkar Kecamatan Parindu, staf Kantor Desa Pusat Damai, serta personel keamanan PT SIA. Seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran di wilayah Kecamatan Parindu.
Dalam arahannya, AKP Sutono menegaskan bahwa apel siaga tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kesiapan bersama untuk menekan potensi Karhutla di Kecamatan Parindu. Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu diperkuat mengingat wilayah tersebut masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama ketika kondisi cuaca memasuki musim kemarau.
“Apel siaga ini kita laksanakan untuk memperkuat kesiapan bersama dalam menekan angka Karhutla di Kecamatan Parindu. Kita perlu membangun sinergi sejak dini, baik dalam pencegahan, pemantauan maupun penanganan apabila terjadi kebakaran,” katanya.
Kapolsek Parindu juga mengajak seluruh unsur yang hadir untuk bersama-sama meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Ia mengingatkan bahwa api yang tidak terkendali dapat meluas dengan cepat dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus melakukan penanganan ketika api sudah meluas. Karena itu, informasi dan imbauan kepada masyarakat harus terus dilakukan secara bersama-sama,” ungkap AKP Sutono.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla. Petugas memastikan empat unit kendaraan pemadam kebakaran milik Kecamatan Parindu beserta peralatan pendukung lainnya berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.
“Yang paling penting setelah apel ini adalah memastikan seluruh sarana dan prasarana benar-benar siap. Jangan sampai ketika terjadi kebakaran, peralatan belum siap digunakan. Kesiapsiagaan harus dibangun sebelum kejadian, sehingga ketika ada laporan kebakaran kita dapat bergerak cepat dan terkoordinasi,” tegas AKP Sutono.
Apel Siaga Api dan Penanggulangan Karhutla tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen Polsek Parindu bersama pemerintah kecamatan, TNI, pemadam kebakaran, pemerintah desa, pihak perusahaan, dan unsur masyarakat untuk memperkuat pencegahan Karhutla. Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, komunikasi, serta kepedulian masyarakat, potensi kebakaran di Kecamatan Parindu diharapkan dapat ditekan dan ditangani secara cepat apabila terjadi. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

