Humas Polres Sanggau - Respons cepat dilakukan jajaran Polres Sanggau dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Simpang 3 Jalan Sabang Merah, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Jumat (7/8/2026) sore. Petugas gabungan bergerak setelah api diketahui mulai menjalar ke area lahan di sekitar lokasi.
Penanganan dilakukan sekitar pukul 16.45 WIB oleh personel Sat Samapta Polres Sanggau yang dipimpin KBO Sat Samapta Ipda Twenty Julianto, bersama Pamapta dan empat personel Samapta. Personel Polsek Kapuas juga turut diterjunkan untuk membantu proses pemadaman serta mengamankan lokasi selama penanganan berlangsung.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke area lain. Kondisi lahan yang terbakar menjadi perhatian petugas karena kobaran api telah menjalar dan berpotensi berkembang apabila tidak segera dikendalikan.
Pemadaman dilakukan menggunakan mesin semprot yang didukung satu unit kendaraan roda empat Barrier yang dilengkapi water tank berisi air. Selain itu, satu unit sepeda motor yang telah dilengkapi mesin semprot juga digunakan untuk menjangkau bagian lokasi yang membutuhkan mobilitas lebih tinggi.
Penanganan tidak dilakukan sendiri oleh kepolisian. Personel Sat Samapta dan Polsek Kapuas bekerja bersama tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Sanggau, Satpol PP, BPBD Kabupaten Sanggau, Manggala Agni serta KPH Wilayah Timur untuk mempercepat proses pengendalian api.
Kolaborasi tersebut dilakukan dengan membagi tugas di lapangan, mulai dari penyemprotan titik api, pembasahan area yang telah terbakar hingga pemantauan bagian lahan yang berpotensi kembali terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat memicu munculnya api susulan.
Kasi Humas Polres Sanggau Ipda Thomson M. Pakpahan mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam penanganan Karhutla merupakan bentuk kesiapsiagaan menghadapi kondisi kemarau sekaligus upaya melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.
“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak menuju lokasi bersama unsur terkait. Prinsipnya, api harus kita tangani sedini mungkin agar tidak berkembang dan menjalar ke area yang lebih luas,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pemadaman juga sangat ditentukan oleh koordinasi lintas instansi dan kecepatan personel dalam mengambil tindakan di lapangan. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, sekitar pukul 17.25 WIB api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Polres Sanggau memastikan penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara cepat dan terpadu, sekaligus mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan agar situasi keamanan, kesehatan masyarakat dan lingkungan tetap terjaga. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

