Kapolsek Mukok Bangun Kedekatan dengan Desa, Dorong Keamanan Berbasis Partisipasi Warga


Humas Polres Sanggau - Kepolisian Sektor Mukok terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan komunikasi langsung dengan aparatur pemerintahan desa.

Pada Kamis, 5 Februari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai, Kapolsek Mukok AKP Ambril, S.H., M.A.P. melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Desa Layak Omang, Kecamatan Mukok. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif Polri dalam membangun kolaborasi lintas sektor di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Mukok didampingi oleh PS Kanit Bimas Polsek Mukok Aiptu Libertus, PS Kanit Pulbaket Polsek Mukok Aipda Mero Titiyanto, Bhabinkamtibmas Aipda Ronny Marthen, serta Brigpol Ocktabianus Lakhtuh. Kehadiran jajaran Polsek Mukok disambut langsung oleh Kepala Desa Layak Omang, Joko, bersama perangkat desa.

Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban, diawali dengan ramah tamah dan dialog terbuka terkait kondisi sosial serta situasi keamanan di wilayah Desa Layak Omang dan sekitarnya.

Kapolsek Mukok AKP Ambril menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan pemerintah desa, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami datang untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih erat. Polsek Mukok sangat membutuhkan dukungan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas agar wilayah Kecamatan Mukok tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Ambril.

Ia menekankan pentingnya penyelesaian persoalan sosial di tingkat paling bawah dengan mengedepankan musyawarah dan melibatkan unsur Bhabinkamtibmas serta Babinsa, sehingga permasalahan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Selain itu, Kapolsek Mukok juga mendorong perangkat desa untuk solid mendukung kinerja kepala desa, menjaga nama baik desa, serta membangun hubungan harmonis dengan seluruh lapisan masyarakat demi terciptanya pemerintahan desa yang kuat dan berwibawa.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Ambril turut mengajak pemerintah desa untuk mendukung penuh Program Ketahanan Pangan yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi terkait potensi gangguan keamanan, termasuk bijak dalam penggunaan media sosial, kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, serta antisipasi kebakaran hutan dan lahan mengingat kondisi musim kemarau yang mulai berlangsung.

“Kami siap membantu pemerintah desa dalam menjaga situasi kamtibmas. Informasi sekecil apa pun terkait keamanan agar segera disampaikan, sehingga dapat diantisipasi lebih awal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Layak Omang, Joko, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Kapolsek Mukok beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Polri menjadi bentuk nyata perhatian terhadap keamanan dan ketertiban di desa.

Ia menjelaskan bahwa kondisi keamanan di Desa Layak Omang saat ini terpantau aman dan kondusif, serta pemerintah desa selama ini selalu mendapatkan pendampingan aktif dari Bhabinkamtibmas dalam berbagai kegiatan dan penyelesaian persoalan di tengah masyarakat.

“Kami berharap pendampingan dari Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Pemerintah desa juga siap mendukung penuh program ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Kades Joko menambahkan, sesuai arahan Bupati Sanggau, pemerintah Desa Layak Omang melalui Badan Usaha Milik Desa telah menjalankan berbagai kegiatan ketahanan pangan, seperti penanaman jagung hibrida dan pengembangan peternakan ikan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang solid antara Polsek Mukok dan pemerintah desa, sehingga pengelolaan kamtibmas di wilayah Kecamatan Mukok dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: