Sinergi Polri dan Perusahaan, Dit Binmas Polda Kalbar Perkuat Profesionalisme Satpam


Humas Polres Sanggau Bimbingan Teknis Perusahaan Pengguna Jasa Pengamanan yang digelar Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Kalimantan Barat menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kerja.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB, bertempat di Graha Wira Pratama. Bimtek ini diikuti pimpinan perusahaan pengguna jasa pengamanan serta para Satpam dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sanggau dan sekitarnya.

Bimbingan teknis dipimpin langsung oleh Direktur Binmas Polda Kalbar Kombes Pol Wirdenis Herman, S.I.K., M.Si., M.H., didampingi Kasubdit Polmas AKBP Asmadi, S.I.P., M.M., serta dihadiri Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., dan pejabat pembina fungsi Binmas dari Polres Sanggau, Landak, dan Sekadau.

Turut hadir sebagai narasumber Direktur PT Mahdar Mitra Sejati (MMS) H. Mahdar, S.E., yang memaparkan aspek teknis serta tanggung jawab perusahaan dalam penggunaan jasa pengamanan sesuai regulasi dan kebutuhan lapangan.

Dalam sambutannya, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo menyampaikan permohonan maaf Kapolres Sanggau yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Polda Kalbar. Meski demikian, kegiatan ini dinilai sangat strategis dalam mendukung stabilitas keamanan daerah.

“Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan nasional. Polri menyadari keterbatasan personel dibandingkan dengan kompleksitas tantangan tugas, sehingga kehadiran Satpam menjadi bagian penting sebagai perpanjangan tangan Polri di lingkungan kerja,” ujarnya.

Kompol Radian menegaskan bahwa Satpam tidak hanya berfungsi sebagai penjaga, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan profesional, responsif, dan berintegritas agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam pencegahan gangguan keamanan.


Menurutnya, peningkatan kapasitas dan pembinaan Satpam sejalan dengan arah kebijakan Transformasi Polri yang Presisi, yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam pemeliharaan keamanan.

Kompol Radian juga mendorong para peserta untuk aktif mengikuti seluruh materi bimbingan teknis. Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara peserta dan narasumber agar pemahaman terhadap tugas pengamanan dapat diterapkan secara optimal di lapangan.

Sementara itu, Direktur Binmas Polda Kalbar Kombes Pol Wirdenis Herman menegaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada fungsi teknis Satpam dalam pengamanan perusahaan.

Ia menyebut tugas Satpam memiliki tanggung jawab besar dan berkaitan langsung dengan fungsi kepolisian, khususnya dalam implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Perusahaan pengguna jasa pengamanan seharusnya terlebih dahulu melakukan asesmen bersama Polres setempat guna menentukan kebutuhan jumlah dan pola pengamanan Satpam, agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan sesuai risiko,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa Satpam harus dibekali pengetahuan dan keterampilan pengamanan yang memadai, bukan sekadar menjalankan tugas rutin di pos jaga, tetapi mampu bertindak sesuai prosedur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Melalui bimbingan teknis ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Polri, perusahaan, dan Satpam dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: