ISPU Capai 201, Polres Sanggau Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Gunakan Masker


Humas Polres Sanggau - Polres Sanggau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi kualitas udara yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan data pemantauan ISPU pada pukul 08.00 WIB, kualitas udara di wilayah Kalimantan Barat, tercatat berada pada angka 201 dengan parameter kritis PM2.5. Angka tersebut masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat yang berisiko meningkatkan gangguan kesehatan bagi masyarakat.

Kondisi ini menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara yang dapat dengan mudah terhirup hingga ke saluran pernapasan bagian dalam. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung diimbau untuk lebih berhati-hati.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si menyampaikan kepada masyarakat menyampaikan agar warga membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Langkah ini dilakukan guna meminimalisir paparan langsung terhadap polusi udara.

“Polres Sanggau mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama pada jam-jam dengan kualitas udara buruk. Apabila terpaksa beraktivitas di luar, gunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam bentuk apa pun. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi memperparah kondisi kabut asap dan kualitas udara di wilayah Kabupaten Sanggau.


Polres Sanggau bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan situasi serta patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan guna mengantisipasi munculnya titik api yang dapat memperburuk keadaan.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat desa setempat apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan maupun indikasi munculnya titik api di lingkungan sekitar.

Di samping itu, warga disarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan ventilasi rumah tetap bersih guna mengurangi paparan polusi di dalam ruangan.

Polres Sanggau menegaskan bahwa menjaga kualitas udara dan mencegah kabut asap merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan serta keselamatan lingkungan.

Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan kondisi kualitas udara di Kabupaten Sanggau dapat segera membaik dan situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: