Upaya Preventif, Polsek Kembayan Ingatkan Warga Waspada Banjir dan Tanah Longsor


Humas Polres Sanggau - Polsek Kembayan terus mengintensifkan langkah pencegahan bencana alam dengan memasang banner imbauan bahaya banjir dan tanah longsor (batingsor) di sejumlah lokasi rawan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko korban saat musim cuaca ekstrem.

Pemasangan banner tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di wilayah hukum Polsek Kembayan, Kabupaten Sanggau, dengan menyasar area yang dinilai memiliki potensi tinggi terhadap terjadinya banjir maupun longsor.

Dua personel Polsek Kembayan, yakni Aipda Deni Irawan bersama Brigpol Julian Tri, diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan banner terpasang pada titik yang mudah terlihat oleh masyarakat. Kehadiran anggota di lokasi juga sekaligus memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Lokasi pertama pemasangan berada di Dusun Tanap, Desa Tanap, Kecamatan Kembayan. Kawasan ini diketahui memiliki kontur tanah yang cukup labil serta berdekatan dengan aliran air, sehingga berpotensi terdampak ketika curah hujan meningkat.

Selanjutnya, banner juga dipasang di Dusun Tanjung Priuk, Desa Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan. Titik tersebut kerap menjadi jalur aktivitas masyarakat, sehingga diharapkan pesan peringatan dapat terbaca oleh lebih banyak orang, termasuk para pengguna jalan.

Kapolsek Kembayan Iptu Hudson Siahaan, SH menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat melalui pendekatan preventif.


Menurutnya, mitigasi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk kepolisian.

“Pemasangan banner ini bertujuan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat. Kami ingin masyarakat lebih siap sehingga dapat mengurangi dampak yang mungkin terjadi,” ujar Iptu Hudson Siahaan.

Ia menambahkan, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda awal bencana, seperti retakan tanah, debit air meningkat drastis, atau pergeseran struktur tanah. Respons cepat dinilai menjadi kunci dalam mencegah kerugian yang lebih besar.

Selain pemasangan banner, Polsek Kembayan juga terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan sosialisasi kepada warga terkait langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana. Edukasi tersebut meliputi pentingnya jalur evakuasi, kesiapan logistik darurat, serta menjaga komunikasi dengan aparat desa.

Kapolsek juga memastikan bahwa jajarannya akan rutin melakukan pemantauan wilayah rawan sebagai bagian dari deteksi dini. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kembayan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya bertindak saat bencana terjadi, tetapi juga membangun budaya siaga di tengah masyarakat. Dengan sinergi antara aparat dan warga, potensi risiko batingsor diharapkan dapat diantisipasi sedini mungkin. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: