Humas Polres Sanggau - Safari Ramadhan Ormas Islam se-Kabupaten Sanggau Tahun 2026/1447 Hijriah digelar di Masjid Nurul Islam, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Minggu (22/2/2026) pukul 16.40 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat sinergi antara tokoh agama, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Islam Kembayan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sanggau H. Nazri Razali beserta rombongan, Ketua Tim Safari Ramadhan Kabupaten Sanggau Budi Darmawan, ST, MM, Ketua MUI Kembayan Ust. Ibrahim, SH, Kepala BAZNAS Sanggau Hamka Sukarti, SE, serta Kepala KUA Kembayan Ust. Tafsirudin, S.Ag.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Fraksi PAN Edi Rahmat, Kabagren Polres Sanggau AKP Effendi, SH, Kasubag Binops AKP Sumardai, Kapolsek Kembayan Iptu Hudson Siahaan, SH, KBO Sat Binmas Iptu Sugianto, Kaurmintu Sat Intelkam Ipda Ermunardi Hardi, KBO Sat Narkoba Ipda Ardian Trisno, serta jajaran anggota Polsek Kembayan yang beragama Islam. Selain itu, tampak pula para tokoh agama, pengurus masjid, dan ratusan jemaah.
Ketua Masjid Jami Nurul Islam Kembayan, Ust. Darmadi Zuliansah, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadhan di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana strategis dalam membangun kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat.
“Momentum Safari Ramadhan ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi, serta membangun kebersamaan seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kecamatan Kembayan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Safari Ramadhan Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan, ST, MM menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi Ormas Islam Kabupaten Sanggau bersama TNI dan Polri. Menurutnya, Safari Ramadhan bukan hanya agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun keimanan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan daerah.
“Melalui Safari Ramadhan ini, kita tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat sinergitas antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Kembayan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan titipan umat kepada 30 fakir miskin di Kecamatan Kembayan. Bantuan tersebut berasal dari partisipasi berbagai pihak yang dihimpun melalui Ormas Islam dan dukungan elemen masyarakat, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah.
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M. SI melalui Kabagren Polres Sanggau AKP Effendi, SH mewakili Kapolres Sanggau menegaskan komitmen Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam Safari Ramadhan merupakan bagian dari penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam Safari Ramadhan merupakan bagian dari penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami dari Polres Sanggau mendukung penuh kegiatan yang mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai keagamaan. Bulan Ramadhan adalah momentum strategis untuk menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial. Sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan, termasuk mencegah potensi gangguan seperti balap liar, petasan berlebihan, maupun tindak kriminalitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.
Kegiatan Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pelaksanaan sholat Magrib berjamaah. Suasana berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan soliditas umat Islam di Kecamatan Kembayan.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Safari Ramadhan Ormas Islam Kabupaten Sanggau Tahun 2026/1447 H di Kecamatan Kembayan diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam membangun kolaborasi berkelanjutan antara organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

