Humas Polres Sanggau - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Petugas gabungan mengerahkan puluhan personel dan sejumlah armada pemadam untuk menangani kebakaran di kawasan Bukit Seraya, Dusun Seraya, Desa Kawat, Kamis (10/9/2026) sore.
Pemadaman dilakukan mulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga selesai dengan titik lokasi berada pada koordinat 0,0179S 110,1024E. Kondisi medan yang berada di area lereng bukit membuat sejumlah titik api cukup sulit dijangkau sehingga proses pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pemadaman tersebut. Sebanyak 97 personel dari berbagai unsur dilibatkan, mulai dari Polsek Tayan Hilir, Damkar Binsika Kecamatan Tayan Hilir, Koramil 1204-07/Tayan Hilir dan Yon TP, KPH Sanggau Barat, hingga tim pemadam dari sejumlah perusahaan serta instansi terkait.
Unsur lainnya yang turut diterjunkan yakni Damkar PT ICA, Security PT ANTAM, Damkar BPAT, Damkar PT MEG, Damkar Batang Tarang, staf Kecamatan Tayan Hilir, serta Tim BPBD Kabupaten Sanggau. Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.
Kapolsek Tayan Hilir mengatakan, pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan percepatan penanganan pada titik-titik api yang masih aktif. Menurutnya, kondisi medan menjadi salah satu tantangan utama karena sebagian titik kebakaran berada di lereng bukit dan tidak mudah dijangkau kendaraan.
“Pemadaman kami lakukan secara bersama-sama dengan seluruh unsur yang terlibat. Saat ini masih terdapat beberapa titik api, terutama di area lereng bukit yang cukup sulit dijangkau. Karena itu, personel terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali membesar maupun meluas,” ujar Iptu Kusdarwanto, Jumat (11/9) pagi.
Untuk mendukung operasi tersebut, petugas menggunakan sejumlah kendaraan pemadam dengan kapasitas berbeda. Armada yang dikerahkan antara lain satu unit kendaraan R4 Polsek Tayan Hilir jenis Baby Tank berkapasitas 1.000 liter, satu unit kendaraan R6 Damkar Binsika berkapasitas 10.000 liter, serta satu unit R6 Damkar PT ICA dengan kapasitas 6.000 liter.
Selain itu, Koramil 1204-07/Tayan Hilir mengerahkan satu unit kendaraan R4, Damkar Batang Tarang satu unit kendaraan tangki berkapasitas 6.000 liter, serta PT MEG mengoperasikan satu unit kendaraan R10 dengan kapasitas tangki mencapai 16.000 liter. Secara keseluruhan, kapasitas air yang tersedia untuk mendukung pemadaman mencapai 40.000 liter.
Hingga kegiatan berakhir, upaya pemadaman dapat dilaksanakan dengan baik, namun petugas masih melakukan penanganan karena ditemukan beberapa titik api di kawasan lereng. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Area yang terbakar diketahui berupa kawasan hutan dengan kondisi tanah mineral.
Kapolsek menegaskan, seluruh personel gabungan akan tetap mengoptimalkan pemadaman dan memastikan api benar-benar terkendali.
“Kami tidak ingin api yang sudah dipadamkan kembali menyala dan menjalar ke lokasi lain. Personel bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemadaman, pemantauan dan pendinginan sampai kondisi benar-benar aman,” tegasnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

