Kecelakaan Beruntun Libatkan Dua Bus Damri dan Truk di Tayan Hilir, Satu Orang Meninggal Dunia


Humas Polres Sanggau - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di wilayah hukum Polres Sanggau, tepatnya di Jalan Raya Tayan Hilir–Sanggau, Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan besar dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta belasan penumpang mengalami luka-luka.

Insiden tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi bernomor polisi R-9116-ET serta dua unit bus Damri dengan nomor polisi KB-7027-SL dan KB-7015-SL. Benturan keras yang terjadi secara beruntun membuat arus lalu lintas di jalur utama Tayan Hilir–Sanggau sempat terganggu.

Berdasarkan data kepolisian, pengemudi truk Mitsubishi R-9116-ET berinisial RS dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tayan Hilir.

Sementara itu, pengemudi bus Damri KB-7027-SL berinisial SEP dan pengemudi bus Damri KB-7015-SL berinisial SW mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif.

Selain para pengemudi, sedikitnya 12 orang penumpang dari kedua bus Damri tersebut dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang bervariasi. Seluruh korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis oleh petugas kesehatan setempat.

Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Bunga Tri Yulitasari, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi yang dikemudikan RS melaju dari arah Kecamatan Tayan Hilir menuju Kecamatan Batang Tarang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga melebar ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.

“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Damri KB-7027-SL. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga truk menabrak bus tersebut,” ujar AKP Bunga Tri Yulitasari dalam keterangannya.


Akibat benturan awal tersebut, bus Damri KB-7027-SL kemudian berhenti di badan jalan. Tidak lama berselang, dari arah belakang datang bus Damri KB-7015-SL yang dikemudikan SW dan menabrak bus di depannya, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.

Hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) menyimpulkan bahwa penyebab utama kecelakaan diduga berasal dari truk Mitsubishi yang melebar ke kanan dan memasuki jalur kendaraan lain. Petugas juga tidak menemukan adanya bekas pengereman dari ketiga kendaraan yang terlibat.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan jejak rem pada ketiga kendaraan. Hal ini masih kami dalami lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebab secara menyeluruh,” jelas Kasat Lantas Polres Sanggau.

AKP Bunga Tri Yulitasari menambahkan, kondisi jalan di lokasi kejadian berupa jalan lurus dengan marka putus-putus, cuaca cerah, serta kejadian berlangsung pada malam hari. Di sekitar lokasi juga terdapat pemukiman warga yang cukup dekat dengan badan jalan.

Petugas Satlantas Polres Sanggau bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan susulan.

Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polres Sanggau masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi serta pemeriksaan teknis kendaraan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Sanggau mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas, khususnya pada jam rawan malam hari. “Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: