Humas Polres Sanggau - Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan produktif di tingkat kewilayahan. Salah satunya dilakukan Polsek Beduai, Polres Sanggau, yang melaksanakan perawatan dan pemeliharaan tanaman jagung di lahan demplot milik Polsek Beduai yang berada di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Beduai bersama kelompok masyarakat sukarelawan yang secara aktif turut mendukung pengelolaan lahan pertanian produktif. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Pada kegiatan kali ini, personel dan masyarakat melaksanakan pemupukan tahap ketiga terhadap tanaman jagung yang telah memasuki usia 40 hari. Pemupukan dilakukan menggunakan kombinasi pupuk Urea, KCL, dan NPK guna menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal.
Lahan demplot yang dikelola memiliki luas sekitar dua hektare dan menjadi salah satu lokasi percontohan dalam Program Pemanfaatan Lahan Produktif yang diinisiasi Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian.
Proses pemeliharaan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, hingga pengawasan pertumbuhan tanaman. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman jagung tumbuh sehat serta menghasilkan produktivitas yang maksimal saat masa panen tiba.
Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, S.H., mengungkapkan bahwa kegiatan perawatan tanaman jagung merupakan bagian penting dalam rangkaian program ketahanan pangan yang sedang dijalankan Polri bersama masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan saat penanaman, tetapi juga melalui proses pemeliharaan yang konsisten.
“Pemupukan dan perawatan tanaman merupakan tahapan penting untuk menjaga kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman jagung agar berkembang secara optimal. Kami berupaya memastikan setiap proses berjalan sesuai kebutuhan tanaman sehingga hasil panen nantinya dapat maksimal,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata adanya kolaborasi yang baik antara Polri dan warga dalam mendukung sektor pertanian. Selain meningkatkan produktivitas lahan, kegiatan itu juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kemandirian pangan di tingkat desa.
Lebih lanjut, AKP Heri Triyana menegaskan bahwa Program Pemanfaatan Lahan Produktif merupakan bentuk dukungan konkret Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui program tersebut, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan komoditas pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap keberadaan demplot jagung ini dapat memberikan manfaat nyata, menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif, serta mendorong peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya pemupukan tahap ketiga tersebut, kondisi tanaman jagung di lahan demplot Polsek Beduai terpantau tumbuh dengan baik. Polsek Beduai bersama masyarakat akan terus melakukan perawatan secara berkala guna memastikan tanaman tetap sehat hingga memasuki masa panen.
Melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan di Kecamatan Beduai diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan pangan dan pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

