Kapolsek Parindu Hadiri Panen Jagung Hibrida, Hasil Ubinan Tembus Lebih dari 10 Ton per Hektare


Humas Polres Sanggau - Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. Salah satunya terlihat dalam kegiatan panen jagung hibrida yang dilaksanakan di lahan Kelompok Tani (Poktan) Usaha Mandiri, Dusun Tunas Baru, Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Parindu, AKP Sutono bersama personel Polsek Parindu. Turut hadir perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sanggau, penyuluh pertanian dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Parindu, serta pemilik lahan Sukaryono bersama anggota Poktan Usaha Mandiri.

Panen jagung hibrida tersebut merupakan hasil budidaya yang telah ditanam sejak 26 Februari 2026 pada lahan seluas satu hektare. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Polsek Parindu dan kelompok tani dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada pangan nasional.

Sejak masa tanam hingga memasuki masa panen, lahan yang dikelola Poktan Usaha Mandiri mendapat pendampingan dan dukungan dari berbagai pihak. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Parindu.

Dalam pelaksanaan panen, tim dari BPS Kabupaten Sanggau melakukan pengukuran produktivitas menggunakan metode ubinan sebagai salah satu instrumen untuk memperoleh estimasi hasil panen secara objektif dan terukur.

Berdasarkan hasil pengambilan sampel, plot pertama menghasilkan 5,95 kilogram dan plot kedua menghasilkan 7,40 kilogram jagung tongkol basah. Dari hasil tersebut diperoleh rata-rata sebesar 6,675 kilogram per sampel yang kemudian menjadi dasar perhitungan estimasi produktivitas lahan.


Melalui metode ubinan yang digunakan BPS, estimasi hasil panen jagung hibrida pada lahan seluas satu hektare tersebut diperkirakan mencapai sekitar 10,68 ton tongkol basah per hektare. Capaian tersebut menunjukkan potensi produktivitas yang cukup baik dan memberikan optimisme terhadap pengembangan komoditas jagung di wilayah Kabupaten Sanggau.

Kapolsek Parindu menjelaskan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah, dan Polri dalam mendukung program strategis nasional di bidang pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui kemitraan dengan kelompok tani, kami berharap dapat mendorong peningkatan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di daerah,” ujar AKP Sutono.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor harus terus diperkuat agar program swasembada pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia dapat terwujud secara berkelanjutan.

Sementara itu, pemilik lahan sekaligus anggota Poktan Usaha Mandiri menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu proses budidaya hingga masa panen. Pendampingan yang dilakukan selama masa tanam dinilai memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas dan hasil produksi jagung.

Melalui kegiatan panen jagung hibrida ini, Polsek Parindu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Selain menjadi upaya memperkuat ketersediaan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan produktif guna mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: