Humas Polres Sanggau - Semangat kebersamaan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia Sepak Bola 2026 yang digelar di Pendopo Keraton Istana Surya Negara Kesultanan Sanggau, Minggu (14/6/2026) pagi. Kegiatan yang menyajikan pertandingan Brasil melawan Maroko tersebut menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat, tokoh daerah, media, dan kepolisian dalam suasana yang penuh keakraban.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB itu dihadiri masyarakat umum Kabupaten Sanggau, ketua RT dan RW setempat, tokoh masyarakat, perwakilan Keraton Istana Surya Negara, serta perwakilan media dari RRI dan TVRI. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan yang terus terjaga di Kabupaten Sanggau.
Dari jajaran Polres Sanggau, kegiatan dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPTU Arman bersama Perwira Pengendali Lapangan (Pamapta III) IPDA Rizki Yusuf Dwi Nuranto, S.Tr.I.K., serta personel piket fungsi Polres Sanggau yang turut melakukan pengamanan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Meski cuaca hujan mengguyur wilayah Kota Sanggau pada pagi hari, antusiasme masyarakat untuk menyaksikan pertandingan tetap tinggi. Para peserta bertahan hingga akhir pertandingan dan menikmati suasana nobar yang berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat sportivitas.
Selain menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, personel Polres Sanggau juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diimbau agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan bersama.
Tidak hanya itu, petugas juga mengajak masyarakat, khususnya anak-anak yang sedang menikmati masa libur sekolah, untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, edukatif, dan bermanfaat. Imbauan tersebut mendapat sambutan baik dari para orang tua maupun tokoh masyarakat yang hadir.
Kasi Humas Polres Sanggau, IPDA Thomson M. Pakpahan, mengatakan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi media yang efektif untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Melalui momentum olahraga yang disukai banyak kalangan, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat, mempererat silaturahmi, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
IPDA Thomson M. Pakpahan mengungkapkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, tokoh lingkungan, serta insan media dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kolaborasi dan kebersamaan di Kabupaten Sanggau masih sangat kuat. Hal ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan nobar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Maroko tersebut berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sejumlah tamu undangan dan masyarakat yang hadir juga menyampaikan apresiasi kepada RRI, TVRI, serta Polri yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga menjadi ruang kebersamaan yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

