Humas Polres Sanggau - Personil Polsek Kapuas bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait peristiwa percobaan bunuh diri yang terjadi di sebuah rumah di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Senin (22/6/2026) pagi. Korban berinisial KW (51), warga setempat, berhasil dievakuasi dalam kondisi masih hidup dan segera mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.30 WIB setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya seorang warga yang diduga melakukan percobaan bunuh diri di kediamannya. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kapuas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi, kejadian pertama kali diketahui oleh adik korban, Setiawan, yang sekitar pukul 10.00 WIB berkunjung ke rumah korban. Saat tiba di lokasi, saksi berupaya memanggil korban, namun tidak mendapatkan respons.
Karena merasa curiga, saksi kemudian memasuki rumah dan mencari keberadaan korban. Saat berada di bagian dapur, saksi mendapati korban dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatannya sehingga segera meminta bantuan warga sekitar.
Bersama seorang warga bernama Ali Fadilah, korban kemudian segera dievakuasi dan diberikan pertolongan awal. Mengetahui korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, keduanya langsung membawa korban ke Rumah Sakit Sentra Medika Sanggau untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani pemeriksaan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD M.Th. Djaman Sanggau guna mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut dari tim medis. Hingga saat ini, kondisi korban masih dalam pemantauan pihak rumah sakit.
Dari hasil keterangan awal yang diperoleh petugas, korban diduga mengalami tekanan akibat persoalan ekonomi. Seorang saksi menyebutkan bahwa korban sebelumnya beberapa kali menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hidupnya karena permasalahan yang sedang dihadapi.
Kapolsek Kapuas IPTU Marianus mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian, mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat, serta melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna memperoleh informasi yang utuh terkait peristiwa tersebut.
“Kami telah melakukan penanganan awal dengan mengumpulkan keterangan dari saksi dan memastikan korban mendapatkan pertolongan medis. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi keluarga maupun lingkungan sekitar, terutama apabila terdapat warga yang menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan psikologis atau kesulitan hidup yang berat,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan bahwa dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan komunikasi yang baik sangat penting dalam mencegah terjadinya tindakan yang membahayakan diri sendiri.
Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, maupun pihak terkait apabila menghadapi persoalan yang dirasa sulit untuk ditangani sendiri.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Berkat respons cepat keluarga, warga sekitar, tenaga medis, dan Personil Kepolisian, korban berhasil mendapatkan pertolongan sehingga dapat segera memperoleh penanganan yang diperlukan. Polsek Kapuas memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait perkembangan kondisi korban. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

