Polsek Bonti Intensif Pantau Demplot Jagung Hibrida, Dukung Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional


Humas Polres Sanggau - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan Polsek Bonti melalui kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida pada lahan Demplot II Tahun 2026 dalam rangka Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif di Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026) mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Pengecekan dilakukan oleh personel Polsek Bonti di lahan milik petani mitra yang tergabung dalam Kelompok Tani Cinta Damai. Lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare tersebut berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, dan ditanami jagung hibrida varietas Beltras 1 sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman setelah dilakukan aplikasi pestisida dan pengendalian hama tikus yang sebelumnya dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman, khususnya pada bagian buah atau tongkol jagung yang masih muda.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Tanaman yang telah berusia 87 hari setelah tanam (HST) tumbuh subur dan tidak ditemukan adanya serangan hama tikus yang berpotensi merusak hasil panen.

Pemilik lahan, Sumardiyono, bersama anggota Kelompok Tani Cinta Damai menyambut positif pendampingan yang dilakukan oleh Polsek Bonti. Kehadiran aparat kepolisian dinilai memberikan motivasi serta rasa optimisme bagi petani dalam mengembangkan sektor pertanian produktif.

Kapolsek Bonti IPTU Erpan Yudi Asmara mengatakan bahwa kegiatan pengecekan secara berkala merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan lahan produktif yang dikelola masyarakat dapat memberikan hasil yang optimal.


“Pengecekan ini kami lakukan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi secara dini potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil panen. Syukur, berdasarkan hasil pengecekan, kondisi tanaman jagung di lahan Demplot II Polsek Bonti tumbuh dengan baik dan tidak ditemukan serangan hama yang signifikan,” ungkapnya.

Menurut Kapolsek, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara petani, kelompok tani, pemerintah, dan aparat kepolisian perlu terus diperkuat agar produktivitas pertanian dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Kami berharap program pemanfaatan lahan produktif ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tambah IPTU Erpan.

Program Demplot Jagung Hibrida yang dijalankan Polsek Bonti merupakan salah satu bentuk implementasi Program 2 Ketahanan Pangan yang berfokus pada optimalisasi pemanfaatan lahan produktif. Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.

Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Dengan kondisi tanaman yang terus menunjukkan pertumbuhan positif menjelang masa panen, Polsek Bonti optimistis program ketahanan pangan yang dijalankan bersama petani mitra dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: