Humas Polres Sanggau - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polsek Kapuas melalui pengelolaan lahan produktif. Hal itu ditunjukkan dengan pelaksanaan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di lahan TPK Ketahanan Pangan Polsek Kapuas, Lingkungan Semajau, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Minggu (21/6/2026) sore.
Kegiatan panen tersebut merupakan hasil penanaman jagung hibrida yang telah dilakukan pada Kuartal I Tahun 2026, tepatnya pada 7 Maret 2026. Lahan seluas dua hektare yang dikelola secara kolaboratif tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap penguatan sektor pertanian di daerah.
Panen dihadiri langsung oleh Kapolsek Kapuas IPTU Marianus, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Beringin Rahmat Budianto, petani mitra Yistus Fallo dan Jeki, serta personel Polsek Kapuas yang selama ini turut mendukung pengelolaan lahan ketahanan pangan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan sistem ubinasi untuk mengetahui estimasi produktivitas tanaman jagung. Penghitungan dilakukan oleh PPL Kelurahan Beringin melalui beberapa titik sampel yang telah ditentukan sebagai dasar perhitungan hasil panen secara keseluruhan.
Dari hasil pengukuran, sampel pertama menghasilkan 6,8 kilogram, sampel kedua 8,9 kilogram, dan sampel ketiga 8,01 kilogram. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata produksi sebesar 7,9 kilogram per sampel, yang kemudian digunakan sebagai dasar estimasi produktivitas lahan.
Melalui metode ubinasi, diperoleh perkiraan hasil panen tongkol basah mencapai sekitar 12,45 ton per hektare. Hasil tersebut menunjukkan produktivitas yang cukup baik dan menjadi indikator positif terhadap keberhasilan pengelolaan lahan ketahanan pangan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kapolsek Kapuas mengatakan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Kapuas tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Panen jagung hibrida ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan produktif yang dimiliki sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Marianus.
Menurutnya, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan petani mampu menghasilkan produktivitas yang baik sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Kapuas juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat kemandirian bangsa melalui peningkatan produksi pangan dan optimalisasi sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Kapuas berharap keberhasilan panen jagung hibrida ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian produktif guna mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional secara berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

