Humas Polres Sanggau - Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan panen jagung hibrida di lahan demplot Polsek Parindu yang berlokasi di Dusun Engkayuk, Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan sekaligus implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Panen jagung hibrida dilaksanakan di lahan seluas dua hektare yang sebelumnya ditanami pada 7 Maret 2026. Setelah melalui masa tanam dan perawatan selama kurang lebih tiga bulan, tanaman jagung memasuki masa panen dengan hasil yang dinilai sangat menjanjikan berdasarkan perhitungan lapangan.
Kegiatan panen dihadiri langsung oleh Kapolsek Parindu, AKP Sutono, beserta personel Polsek Parindu. Turut hadir Perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Parindu sekaligus Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Maringin Jaya, Steven Nabuasa, serta Ketua Kelompok Tani Insuma Desa Maringin Jaya, Eko Budi Santoso.
Untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman, tim melakukan pengukuran menggunakan metode ubinan yang dipandu oleh Penyuluh Pertanian Lapangan. Metode tersebut menjadi acuan dalam memperkirakan hasil panen secara objektif berdasarkan sampel yang diambil dari beberapa titik lahan.
Berdasarkan hasil ubinan, sampel pertama menghasilkan 7,6 kilogram, sampel kedua 9,3 kilogram, dan sampel ketiga 9,5 kilogram tongkol basah. Dari ketiga sampel tersebut diperoleh rata-rata hasil sebesar 8,8 kilogram yang kemudian dikonversi menggunakan rumus per hektare.
Hasil perhitungan menunjukkan estimasi produksi jagung mencapai sekitar 14,8 ton per hektare dalam kondisi tongkol basah. Capaian tersebut menunjukkan produktivitas yang sangat baik dan menjadi indikator keberhasilan pengelolaan lahan demplot yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Kapolsek Parindu mengatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani yang selama ini bersama-sama mengelola lahan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Panen jagung hibrida ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu menghasilkan manfaat nyata. Kami berharap keberhasilan ini dapat memotivasi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Sutono.
Menurutnya, Polsek Parindu akan terus berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah di sektor pertanian melalui pendampingan, koordinasi, dan pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas nasional yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan.
Melalui panen jagung hibrida di lahan demplot ini, Polsek Parindu kembali menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Keberhasilan panen dengan estimasi hasil mencapai 14,8 ton per hektare diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Sanggau dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang kuat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
.jpeg)
.jpeg)