Humas Polres Sanggau - Polsek Tayan Hilir terus mendukung penguatan ketahanan pangan melalui kegiatan penanaman jagung di dua lokasi berbeda di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan di lahan demplot Polsek Tayan Hilir dan lahan pertanian binaan masyarakat dengan total luas mencapai 2,5 hektare.
Lokasi pertama berada di lahan monokultur milik demplot Polsek Tayan Hilir seluas 1 hektare di Dusun Embaloh, Desa Tanjung Bunut. Sementara itu, lokasi kedua berada di lahan tumpang sari milik Angga seluas 1,5 hektare di Dusun Danau Teluk, Desa Cempedak. Kedua lokasi tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan budidaya jagung sekaligus mengoptimalkan potensi lahan pertanian setempat.
Kegiatan penanaman melibatkan personel Polsek Tayan Hilir bersama Angga dan sejumlah pihak yang turut mendukung pengelolaan lahan pertanian. Kolaborasi tersebut menjadi wujud keterlibatan kepolisian dalam mendorong produktivitas sektor pertanian serta memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kecamatan Tayan Hilir.
Dalam kegiatan tersebut, benih jagung hibrida merek Bhayangkara digunakan sebagai bahan tanam di kedua lokasi. Pemanfaatan benih tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan budidaya jagung secara terencana, dengan tetap memperhatikan pemeliharaan tanaman, kondisi lahan, serta tahapan perawatan agar pertumbuhannya dapat berlangsung optimal.
Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
“Kami ingin mendorong agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui kerja sama dengan petani, kami berharap kegiatan penanaman jagung ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketersediaan pangan,” ungkapnya.
Menurut Kapolsek, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian. Oleh karena itu, sinergi antara personel kepolisian, pemilik lahan, dan para petani perlu terus dipelihara, mulai dari proses penanaman hingga perawatan tanaman, sehingga potensi lahan yang tersedia dapat dikelola dengan baik.
Penanaman jagung di lahan demplot dan lahan binaan tersebut juga sejalan dengan dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini, Polsek Tayan Hilir turut mendorong pemanfaatan lahan produktif sebagai salah satu langkah untuk memperkuat sektor pertanian dan mendukung kemandirian pangan.
Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan usaha pertanian di wilayah pedesaan. Pengelolaan lahan secara berkelanjutan, disertai perawatan tanaman yang tepat, menjadi faktor penting untuk mendukung produktivitas dan menjaga keberlangsungan kegiatan budidaya jagung.
Pelaksanaan penanaman di dua lokasi tersebut berlangsung aman dan kondusif. Polsek Tayan Hilir berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kerja sama dengan masyarakat, sehingga pemanfaatan lahan pertanian tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani.
Melalui kegiatan ini, Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Tayan Hilir. Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu mengoptimalkan potensi pertanian lokal dan memberikan kontribusi nyata terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan nasional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

