Humas Polres Sanggau - Dukungan terhadap ketahanan pangan terus diwujudkan melalui penyaluran hasil pertanian yang memenuhi standar mutu. Polsek Beduai, Polres Sanggau, mengirimkan sebanyak 750 kilogram atau 0,75 ton Jagung Pipil Kering (JPK) ke Perum Bulog Cabang Sanggau melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ) pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Jagung pipil kering tersebut dipasarkan melalui mekanisme penyaluran hasil panen kepada Bulog sebagai bagian dari upaya mendukung penyerapan komoditas pertanian. Kerja sama dengan Koperasi Sono Agung Jaya menjadi jalur distribusi dalam proses pengiriman hingga hasil pertanian tersebut diterima oleh Bulog Cabang Sanggau.
Sebelum diterima dan dibeli oleh Bulog, jagung terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kualitas untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan yang ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan kadar air sebesar 11,8 persen dan kandungan aflatoksin sebesar 7 parts per billion (PPB). Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, seluruh jagung sebanyak 750 kilogram dinyatakan memenuhi persyaratan penerimaan.
Dari hasil penjualan tersebut, Bulog Cabang Sanggau menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram. Dengan volume 750 kilogram, nilai pembelian keseluruhan mencapai Rp4.800.000. Sementara itu, purchase order (PO) atau dokumen pemesanan pembelian dari Bulog masih dalam proses dan akan dikirimkan kepada Koperasi Sono Agung Jaya.
Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, S.H., M.E., menyampaikan bahwa penyaluran jagung ini merupakan bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata melalui penyaluran hasil pertanian yang memenuhi standar kualitas. Selain membantu memperluas akses pemasaran, penyerapan hasil panen oleh Bulog juga menjadi dorongan bagi pengembangan produktivitas pertanian secara berkelanjutan,” ujarnya Sabtu (10/10).
Menurutnya, kualitas hasil panen menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan pembeli dan memperlancar proses penyerapan komoditas.
Karena itu, pemeriksaan kadar air dan kandungan aflatoksin memiliki peran penting untuk memastikan jagung yang dipasarkan memenuhi persyaratan mutu serta layak masuk ke dalam rantai penyimpanan dan distribusi pangan.
Setelah proses pemeriksaan dan penerimaan, sebanyak 750 kilogram jagung pipil kering tersebut disimpan di gudang Bulog Cabang Sanggau. Penyimpanan ini menjadi bagian dari tahapan pengelolaan komoditas setelah penyerahan, sedangkan penyelesaian administrasi pembelian tetap menunggu proses penerbitan PO dari Bulog melalui Koperasi Sono Agung Jaya.
Melalui kegiatan ini, Polsek Beduai, Polres Sanggau, menunjukkan dukungan terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemasaran hasil pertanian yang memenuhi standar mutu. Sinergi antara kepolisian, koperasi, dan Bulog diharapkan dapat mendukung penyerapan hasil panen, memperluas akses pasar, serta mendorong keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

