Tingkatkan Ketahanan Pangan, Polsek Bonti Bersama Petani Tanam Jagung Hibrida


Humas Polres Sanggau - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polsek Bonti, Polres Sanggau, bersama masyarakat melalui pemanfaatan lahan pertanian secara produktif. Pada Kamis, 29 Oktober 2026, personel Polsek Bonti mendampingi penanaman jagung hibrida Program 2 Ketahanan Pangan di lahan kemitraan dengan Poktan Cinta Damai seluas kurang lebih satu hektare di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau.

Penanaman dilakukan pada lahan seluas kurang lebih satu hektare yang dikelola bersama kelompok tani Cinta Damai. Adapun benih yang digunakan yakni jagung hibrida varietas Betras 1 sebanyak 12 kilogram, dengan pola pemanfaatan lahan tumpang sari bersama tanaman padi yang saat ini berusia 14 hari setelah tanam (HST).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri dan sukarela oleh Sumardiyono, anggota Poktan Cinta Damai. Proses penanaman dilakukan selama lima hari kerja dengan mendapatkan pendampingan dari personel Polsek Bonti serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bonti.

Pemanfaatan lahan tumpang sari menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan lahan pertanian agar dapat memberikan nilai ekonomi tambahan bagi petani. Di tengah upaya meningkatkan produktivitas pertanian, pola tersebut diharapkan mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Kanit Binmas Polsek Bonti turut hadir dalam kegiatan penanaman sebagai bentuk pendampingan kepolisian terhadap masyarakat. Kehadiran personel Polsek Bonti tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga untuk membangun kemitraan dengan petani dalam mendukung program ketahanan pangan.


Kapolsek Bonti Iptu Erpan Yudi Asmara mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kerja bersama antara petani, penyuluh, kepolisian dan berbagai pihak terkait.

“Ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai hasil panen, tetapi juga bagaimana kita mengoptimalkan setiap lahan yang tersedia dan mendampingi masyarakat agar produktivitas pertanian terus berkembang. Polsek Bonti siap mendukung petani melalui kemitraan dan pendampingan di lapangan,” ujar Iptu Erpan Yudi Asmara.

Ia menjelaskan, kondisi curah hujan yang masih minim menjadi salah satu perhatian dalam proses penanaman. Karena itu, setelah benih ditanam dengan metode tugal, lahan langsung disemprot menggunakan sprayer untuk membantu menjaga kelembapan tanah dan mengurangi risiko benih maupun tanaman mengalami kekeringan.

Kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan. Optimalisasi lahan melalui pola tumpang sari juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.

Melalui kemitraan antara Polsek Bonti dan Poktan Cinta Damai, kegiatan tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi dalam memanfaatkan lahan pertanian secara produktif. Polsek Bonti berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketersediaan pangan dan mendukung stabilitas ekonomi nasional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: