Humas Polres Sanggau - Perkuat ketahanan pangan terus dilakukan di tingkat wilayah melalui penanaman jagung hibrida. Personel Polsek Batang Tarang bersama sukarelawan menanam jagung dengan sistem tumpang sari di lahan milik Bujang, Dusun Calong, Desa Kebadu, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan penanaman dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai dan melibatkan Kanit Binmas Polsek Batang Tarang Aiptu Warno bersama sejumlah personel serta enam orang sukarelawan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Balai.
Lahan yang digunakan untuk kegiatan penanaman memiliki luas sekitar satu hektare. Penanaman dilakukan menggunakan sistem tumpang sari dengan benih jagung hibrida jenis Bisi 18, sehingga diharapkan pemanfaatan lahan dapat dilakukan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi pemilik lahan maupun masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada proses penanaman, tetapi juga menjadi bentuk pendampingan kepolisian kepada masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Kolaborasi antara personel kepolisian dan sukarelawan diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.
Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun, S.H., M.H. menjelaskan keterlibatan personel dalam kegiatan pertanian merupakan wujud dukungan kepolisian terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah hingga nasional.
“Ketahanan pangan harus dibangun bersama dan dimulai dari pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan masyarakat. Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin produktif dalam mengelola lahan sekaligus mendukung tercapainya swasembada pangan,” katanya.
Menurut Ipda Miskun, sistem tumpang sari dapat menjadi salah satu pilihan dalam mengoptimalkan lahan pertanian karena memungkinkan pemanfaatan ruang secara lebih efektif. Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pertanian sesuai kondisi lahan dan potensi wilayah masing-masing.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tahap penanaman. Perawatan hingga masa panen juga perlu mendapat perhatian agar hasil yang diperoleh maksimal. Kepolisian akan terus berupaya membangun sinergi dengan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan,” terangnya.
Penanaman jagung di lahan seluas satu hektare tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan. Penguatan produksi pangan di tingkat masyarakat diharapkan turut berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Batang Tarang berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian dan menjaga produktivitas lahan. Sinergi antara kepolisian, pemilik lahan dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Balai. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

