Kecelakaan Maut di Sungai Mawang, Pengendara Yamaha Aerox Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Fuso


Humas Polres Sanggau - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sungai Mawang, tepatnya di depan PT Wings, Dusun Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Aerox KB 6910 UN dan kendaraan Mitsubishi Fuso KB 8493 DC.

Insiden bermula ketika sepeda motor Yamaha Aerox KB 6910 UN yang dikendarai MA (40), warga Dusun Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, melaju dari arah Pontianak menuju Sanggau. Pada saat bersamaan, sebuah kendaraan Mitsubishi Fuso KB 8493 DC yang dikemudikan AB (34), warga Jalan Hasanudin, Sungai Jawi, Pontianak Barat, sedang berhenti atau parkir di badan jalan karena mengalami gangguan mesin.

Kondisi kendaraan Mitsubishi Fuso yang mengalami masalah mesin tersebut membuat sebagian badan jalan terpakai. Saat sepeda motor yang dikendarai MA melintas di lokasi, jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Benturan kemudian terjadi dan menyebabkan pengendara Yamaha Aerox mengalami kondisi fatal.

MA dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Peristiwa ini selanjutnya ditangani petugas kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal, memastikan kondisi korban, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap identitas korban dan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, pengaturan arus lalu lintas dilakukan untuk mencegah terjadinya kepadatan sekaligus memastikan proses penanganan kecelakaan berlangsung aman dan tertib.


Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Andiet Tri Hatmojo, S.H. menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas pada malam hari dan menghadapi kendaraan yang berhenti di badan jalan.

“Pengguna jalan harus selalu memperhatikan kondisi di depan, menjaga kecepatan, serta memastikan jarak aman. Pada malam hari, jarak pandang juga perlu menjadi perhatian karena keberadaan kendaraan yang mengalami gangguan dapat membahayakan apabila tidak terdeteksi sejak awal,” ungkapnya.

Menurutnya, kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan juga perlu mendapatkan perhatian khusus dari pengemudi. Apabila kendaraan terpaksa berhenti di badan jalan, pengemudi diharapkan segera mengamankan posisi kendaraan dan memberikan tanda atau isyarat yang dapat terlihat oleh pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan sekecil apa pun. Pengendara sepeda motor maupun kendaraan lainnya harus mengutamakan kehati-hatian, terlebih saat berkendara pada malam hari. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Polres Sanggau melalui Satuan Lalu Lintas mengingatkan seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, mengendalikan kecepatan, serta meningkatkan konsentrasi selama berkendara. Kecelakaan tersebut kini telah ditangani petugas untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: