GPM di Beduai Diserbu Warga, 2 Ton Beras SPHP Ludes Terjual


Humas Polres Sanggau - Kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau mendapat perhatian melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Senin (12/10/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Pertemuan Mako Polsek Beduai, Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan Beduai tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh beras dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok di tengah dinamika harga pangan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.000 kilogram atau 400 paket beras SPHP disediakan untuk masyarakat. Beras kemasan lima kilogram tersebut dijual dengan harga Rp60.000 per paket, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang relatif terjangkau.

Antusiasme warga terlihat dari tingginya penyerapan beras yang disediakan. Seluruh stok sebanyak 400 paket atau setara dua ton beras SPHP habis terjual dalam pelaksanaan GPM tersebut. Tidak terdapat sisa stok setelah kegiatan pelayanan pangan murah selesai dilaksanakan.

Pelaksanaan GPM ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Sanggau dan Perum Bulog Kabupaten Sanggau. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Beduai sebagai salah satu langkah konkret dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga.

Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung dengan baik, personel Polsek Beduai turut melakukan pelayanan sekaligus pengamanan di lokasi. Kehadiran polisi juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman dan memastikan proses pembelian berlangsung secara tertib.


Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, SH., ME. menjelaskan, pelaksanaan GPM merupakan bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penjualan bahan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat di tingkat kecamatan.

“Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program pangan murah seperti ini memang dibutuhkan. Kami mendukung pelaksanaannya agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan memberikan manfaat secara langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polsek Beduai akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan serupa selama program tersebut masih dibutuhkan masyarakat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan pihak Bulog dinilai penting agar distribusi pangan dapat berjalan lancar serta manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.

GPM juga menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan kenaikan harga kebutuhan pokok akibat inflasi. Dengan tersedianya beras SPHP melalui program tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kondisi pasar yang dapat mengalami perubahan.

Selain menjaga stabilitas harga, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam menjaga ketersediaan bahan pangan. Polsek Beduai melalui kehadiran personelnya turut memastikan kegiatan berjalan dengan pendekatan pelayanan yang humanis dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di halaman Gedung Pertemuan Mako Polsek Beduai berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh stok tersalurkan. Habisnya 2.000 kilogram beras SPHP dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan murah sekaligus menunjukkan pentingnya keberlanjutan program untuk mendukung keterjangkauan harga dan ketahanan pangan di Kecamatan Beduai. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: