Minggu Kasih di Sekayam, Polisi Ajak Umat Katolik Jaga Kerukunan dan Bijak Bermedia Sosial


Humas Polres Sanggau - Suasana kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan mewarnai pelaksanaan kegiatan Minggu Kasih yang digelar bersamaan dengan Ibadah Doa Rosario umat Kring Santo Fransiskus, Gereja Katolik Paroki Santo Paulus, di rumah Sdr. Jerry, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Minggu (11/10/2026) malam.

Kegiatan tersebut diisi dengan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) oleh personel Polsek Sekayam, Brigpol Benni Oloan Siahaan dan Bripda Pius V. Hardiper. Kehadiran personel kepolisian di tengah umat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, personel mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat sikap saling menghormati dan bertoleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut dinilai penting untuk menjaga suasana kehidupan sosial yang aman, damai, dan harmonis, khususnya di wilayah Kecamatan Sekayam yang memiliki keberagaman masyarakat.

Selain menyampaikan pesan toleransi, polisi juga mengingatkan jemaat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui secara pasti kebenarannya. Masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh kabar bohong atau informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S. Sos., M.A.P. mengatakan, kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu sarana bagi kepolisian untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan dan kehidupan sosial. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kerukunan harus terus dirawat melalui komunikasi, saling menghargai dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar sebelum memastikan sumber dan kebenarannya, karena informasi yang keliru dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu situasi kamtibmas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan melalui kegiatan keagamaan diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan emosional antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran polisi tidak semata-mata dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun rasa aman, memberikan edukasi, serta mendorong masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap kondusif.

Pelaksanaan Minggu Kasih pada kegiatan Ibadah Doa Rosario tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap program Polri “Polisi Bersama Masyarakat” dengan membangun kemitraan melalui komunikasi langsung, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta mengajak masyarakat berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Sekayam. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: