Laka Lantas di Simpang Manuk Sanggau, Satu Pengendara Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka


Humas Polres Sanggau - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Batang Tarang–Tayan Hulu, tepatnya di Simpang Manuk, Dusun Urit, Desa Temiang Taba, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Revo Fit berwarna hitam yang dikendarai Puyu (51), warga Dusun Manuk, Desa Temiang Taba, Kecamatan Balai, serta sepeda motor Yamaha WR berwarna biru tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang dikendarai Stepanus Budiono (20). Stepanus saat itu berboncengan dengan Sono (24), keduanya berasal dari Desa Nanga Suri, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.

Berdasarkan kronologi awal yang dihimpun, sepeda motor Yamaha WR yang dikendarai Stepanus Budiono bersama Sono melaju dari arah Tayan Hulu menuju Batang Tarang. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Revo Fit yang dikendarai Puyu melintas dari arah berlawanan dan diduga menyeberang jalan tanpa memberikan isyarat lampu sein.

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat diduga membuat para pengendara tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari benturan. Tabrakan pun terjadi dan mengakibatkan bagian depan kedua sepeda motor mengalami kerusakan. Penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Akibat kejadian tersebut, Stepanus Budiono mengalami patah tulang pada kaki kanan, luka pada jari tangan kanan, serta luka lecet. Sementara itu, Sono mengalami luka memar pada paha kanan. Puyu mengalami kondisi fatal dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Batang Tarang.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan yang dilaporkan memiliki aktivitas kendaraan cukup padat. Kondisi jalan relatif lurus dan cuaca saat kejadian cerah. Meski demikian, setiap pengguna jalan tetap dituntut menjaga kewaspadaan, terutama ketika hendak menyeberang, berpindah arah, atau memasuki persimpangan yang berpotensi dilalui kendaraan dari arah berlawanan.

Setelah menerima informasi kecelakaan, personel kepolisian melakukan penanganan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi korban ke Puskesmas Batang Tarang, serta melakukan pendataan identitas pengendara dan kendaraan yang terlibat. Petugas juga mengamankan barang bukti, mendata saksi-saksi, menjaga lokasi kejadian, dan mengatur arus lalu lintas agar tetap terkendali.


Kapolsek Batang Tarang, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika berkendara dan tidak mengabaikan penggunaan lampu isyarat. Menurutnya, kedisiplinan dalam berlalu lintas merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan yang ramai dan persimpangan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum menyeberang atau mengubah arah, serta menggunakan lampu sein sebagai tanda kepada pengendara lain. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa dapat dicegah,” ungkapnya.

Kapolsek juga mengingatkan pengendara supaya memastikan kendaraan digunakan secara aman dan mematuhi ketentuan lalu lintas. Pengendara diharapkan tidak terburu-buru saat mengambil keputusan di jalan, menjaga jarak aman, serta memperhitungkan pergerakan kendaraan lain sebelum melakukan manuver.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan kecelakaan lalu lintas untuk memberikan informasi kepada petugas guna membantu proses penanganan. Pengguna jalan juga diminta tidak berhenti sembarangan di sekitar lokasi kejadian karena dapat menghambat arus lalu lintas dan mengganggu proses evakuasi korban.

Peristiwa di Simpang Manuk ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun dalam berlalu lintas dapat berujung pada konsekuensi serius. Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan isyarat yang benar, serta kewaspadaan saat melintas di persimpangan merupakan bagian penting dalam melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
 
Polsek Batang Tarang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan disiplin, mengutamakan kehati-hatian, dan saling menghormati sesama pengguna jalan, risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Sanggau diharapkan dapat ditekan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: