Dari Lahan Warga untuk Ketahanan Pangan, Polsek Meliau Tanam Jagung Bersama Masyarakat Enggadai


Humas Polres Sanggau - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Meliau, Polres Sanggau, melalui pemanfaatan lahan produktif bersama masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui pembagian bibit jagung hibrida kepada warga Desa Enggadai, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.40 WIB hingga 11.00 WIB tersebut merupakan bagian dari Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan bergizi. Program tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif sekaligus mendukung ketersediaan pangan di tingkat desa.

Pembagian bibit sekaligus pendataan warga binaan yang akan mengembangkan tanaman jagung dipimpin langsung Kapolsek Meliau Iptu Supar. Pelaksanaan di lapangan dilakukan Kanit Binmas Polsek Meliau Aipda Hendra Irawan, S.H., bersama personel Polsek Meliau dengan melibatkan masyarakat Desa Enggadai.

Dalam kegiatan tersebut, bibit jagung hibrida disalurkan kepada Hendi, warga Dusun Enggadai, Desa Enggadai. Bibit tersebut akan ditanam pada lahan miliknya yang memiliki luas sekitar satu hektare dan berlokasi di Dusun Enggadai, Desa Enggadai, Kecamatan Meliau.

Setelah pembagian bibit, personel Polsek Meliau bersama relawan ketahanan pangan Desa Enggadai turut melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan tersebut. Penanaman perdana dilakukan pada lahan seluas kurang lebih satu hektare dengan melibatkan empat orang relawan ketahanan pangan dari Desa Enggadai.

Adapun bibit jagung hibrida yang digunakan dalam kegiatan penanaman tersebut merupakan varietas bermerek BISI-2. Pemilihan lahan produktif milik masyarakat diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan kegiatan pertanian yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketersediaan pangan masyarakat.


Kapolsek Meliau mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam program tersebut tidak hanya sebatas pembagian bibit, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu mengelola lahan secara berkelanjutan. Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi sumber pangan apabila dikelola dengan baik dan mendapat pendampingan.

“Program ini kami dorong agar masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian. Kami tidak hanya menyerahkan bibit, tetapi juga hadir bersama masyarakat dalam proses penanaman sehingga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat berkelanjutan,” ujar Iptu Supar.

Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, terutama antara aparat, pemerintah desa, kelompok masyarakat dan para petani. Karena itu, Polsek Meliau akan terus mendorong komunikasi dan pendampingan kepada warga yang ikut dalam program pemanfaatan lahan produktif.

“Kami berharap lahan seluas satu hektare ini dapat tumbuh menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Semakin banyak lahan produktif yang dimanfaatkan, semakin besar pula peluang masyarakat menghasilkan pangan secara mandiri. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dari tingkat desa,” katanya.

Kegiatan pembagian bibit dan penanaman jagung hibrida tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan jajaran Polsek Meliau terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap penguatan sektor pertanian dan ketersediaan pangan bergizi.

Polsek Meliau juga mengajak masyarakat Desa Enggadai untuk terus menjaga dan mengembangkan lahan pertanian yang telah dimanfaatkan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada penanaman perdana, tetapi berlanjut hingga pemeliharaan dan masa panen sehingga pemanfaatan lahan produktif benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Meliau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: