Api Muncul dari Bak Belakang, Grand Max Tumbang dan Terbakar di Jalan Trans Kalimantan Toba


Humas Polres Sanggau - Sebuah mobil Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi KB 8764 VB mengalami kecelakaan dan terbakar di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Kilometer 17, Dusun Embangai, Desa Lumut, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit kendaraan roda empat jenis Daihatsu Grand Max berwarna silver yang dikemudikan Yunus (41), warga Jalan Komyos Sudarso Nomor 35, Kelurahan Sungai Beliung, Kota Pontianak. Dalam perjalanan itu, korban juga membawa seorang penumpang bernama Romiansah (30), warga Jeruju, Kota Pontianak.

Peristiwa bermula saat kendaraan melaju dari arah Kecamatan Tayan Hilir menuju Kecamatan Toba. Ketika tiba di kawasan Kilometer 17 Toba, pengemudi melihat adanya kobaran api yang muncul dari bagian bak belakang kendaraan.

Melihat api tersebut, pengemudi diduga panik dan berusaha menghindari kondisi yang membahayakan dengan membanting kemudi ke arah kiri. Manuver itu menyebabkan kendaraan kehilangan kendali, berbalik arah, kemudian tumbang di badan jalan.

Tidak lama setelah kendaraan tumbang, api semakin membesar hingga membakar kendaraan tersebut di lokasi kejadian. Petugas bersama masyarakat kemudian berupaya melakukan pemadaman dan penanganan terhadap kendaraan yang terbakar.

Dalam kecelakaan itu, pengemudi Yunus mengalami luka lecet pada kedua tangan serta luka bakar ringan di bagian belakang kepala. Sementara penumpang Romiansah mengalami luka lecet pada tangan sebelah kanan.

Kapolsek Toba Iptu Arnold Roky Montolalu, S.H., M.H., mengatakan kedua korban telah mendapatkan penanganan awal dan dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh perawatan medis.


“Dari hasil penanganan awal di lokasi, kendaraan mengalami kecelakaan setelah pengemudi melihat adanya api pada bagian belakang kendaraan. Pengemudi kemudian panik dan kehilangan kendali hingga kendaraan tumbang dan terbakar,” kata Iptu Arnold.

Menurutnya, tindakan kepolisian dilakukan secara cepat dengan mendatangi lokasi kejadian, membantu proses pemadaman api, mengevakuasi korban ke puskesmas, serta mengatur arus lalu lintas agar situasi di sekitar lokasi tetap aman dan tidak menimbulkan kemacetan.

“Kami juga melakukan pendataan terhadap korban dan saksi-saksi serta mengamankan situasi di sekitar tempat kejadian perkara. Kami mengimbau para pengemudi untuk selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama pada bagian mesin, kelistrikan, bahan bakar, dan muatan kendaraan,” ujarnya.

Akibat kecelakaan dan kebakaran tersebut, kendaraan Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan berat dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp95 juta. Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab munculnya api pada bagian belakang kendaraan serta faktor lain yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. Polisi juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap tenang dan tidak melakukan manuver mendadak ketika menghadapi keadaan darurat di jalan.
 
Kapolsek Toba menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama. Pemeriksaan kendaraan sebelum bepergian, kewaspadaan selama berkendara, serta kemampuan mengendalikan diri dalam situasi darurat dinilai penting untuk mencegah kecelakaan yang lebih parah. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: