Humas Polres Sanggau - Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan masyarakat. Senin (20/7/2026), Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 dilaksanakan di lahan Demplot 3 dan 4 yang berada di Dusun Perintis, Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan hasil penanaman pada dua lahan demplot dengan total luas mencapai 3 hektare. Demplot 3 ditanam pada Sabtu, 11 April 2026, dengan luas 1 hektare, sedangkan Demplot 4 ditanam pada Rabu, 22 April 2026, dengan luas 2 hektare.
Panen tersebut dihadiri Kapolsek Jangkang Iptu Sukarjo, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Jangkang Sri Slamet, PPL Desa Balai Sebut Ari, sukarelawan Munardi, serta seluruh personel Polsek Jangkang.
Untuk mengetahui potensi produktivitas tanaman, BPP dan PPL Kecamatan Jangkang melaksanakan pengukuran menggunakan sistem ubinan. Hasil pengukuran pada tiga plot sampel masing-masing tercatat sebesar 11,26 Kilogram, 9,01 kilogram, dan 10,61 kilogram.
Dari hasil tersebut, diperoleh total sampel sebesar 30,9 Kilogram dengan rata-rata hasil ubinan mencapai 10,3 kilogram. Perhitungan tersebut kemudian digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan potensi produksi jagung dalam satuan hektare.
Berdasarkan hasil estimasi, produktivitas tongkol basah diperkirakan mencapai 16,48 ton per hektare. Setelah melalui perhitungan kadar pengeringan, hasil tongkol kering diperkirakan mencapai 12,47 ton per hektare.
Sementara itu, estimasi hasil pipilan kering mencapai 6,97 ton per hektare. Hasil tersebut menjadi salah satu indikator potensi produktivitas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Jangkang sekaligus menunjukkan pentingnya pengelolaan lahan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Kapolsek Jangkang Iptu Sukarjo mengatakan, keterlibatan Polri dalam kegiatan panen tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memperkuat sinergi dengan penyuluh pertanian dan masyarakat.
“Panen ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari tingkat desa melalui kerja sama dan pengelolaan yang baik. Polri siap mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak langsung terhadap penguatan sektor pertanian dan kesejahteraan warga,” ujar Iptu Sukarjo.
Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya diukur dari hasil produksi, tetapi juga dari terbangunnya kolaborasi antara berbagai pihak. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak lahan produktif yang dimanfaatkan untuk mendukung ketersediaan pangan.
“Sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan seluruh unsur pendukung harus terus dijaga. Dengan kerja bersama, potensi pertanian di wilayah Jangkang dapat dikembangkan secara lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 di Demplot 3 dan 4 tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif dan kolaborasi lintas sektor. Polsek Jangkang berkomitmen untuk terus mendukung program pertanian masyarakat guna memperkuat kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

