Cegah Bullying dan Narkoba, Polsek Batang Tarang Beri Edukasi kepada Siswa Baru SMKN 1 Balai


Humas Polres Sanggau - Sebanyak 265 siswa baru kelas X SMK Negeri 1 Balai mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang diisi dengan pembekalan tentang disiplin, keamanan, ketertiban, dan kesadaran hukum oleh jajaran Polsek Batang Tarang, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di SMK Negeri 1 Balai, Dusun Hulu, Desa Hilir, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau. Kanit Binmas Polsek Batang Tarang Aiptu Warno hadir sebagai pemateri atau narasumber dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian pengenalan lingkungan sekolah bagi para peserta didik baru.

Kegiatan MPLS turut dihadiri Ketua Panitia MPLS Maulana, S.Pd., para guru, wali murid, serta seluruh siswa-siswi kelas X. Kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam pemaparannya, Aiptu Warno mengingatkan para siswa bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai penerus bangsa. Karena itu, para pelajar didorong untuk membangun karakter positif sejak dini dengan menjaga keamanan dan ketertiban, dimulai dari diri sendiri, keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah pencegahan perundungan atau bullying. Para siswa diimbau untuk tidak melakukan kekerasan, penghinaan, maupun tindakan merendahkan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Jangan pernah menganggap perundungan sebagai candaan biasa. Setiap tindakan yang menyakiti orang lain dapat meninggalkan dampak yang panjang. Karena itu, mari saling menghormati, menghargai perbedaan, dan berani membantu teman yang menjadi korban perundungan,” pesan Aiptu Warno kepada para siswa.

Selain pencegahan bullying, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Mereka diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menghindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.


Kepolisian juga menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, dan membawa pelakunya berhadapan dengan hukum. Para siswa diminta untuk tidak mencoba narkoba dengan alasan apa pun serta memilih lingkungan pergaulan yang positif.

“Anak-anak harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Jangan mudah terpengaruh ajakan teman atau rasa ingin tahu yang dapat menghancurkan masa depan. Isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, olahraga, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas organisasi,” ujar Aiptu Warno.

Materi lainnya berkaitan dengan penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Para siswa diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, tidak menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi melanggar hukum.

Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan preventif kepolisian dalam membangun kesadaran hukum dan karakter positif di kalangan pelajar. Menurutnya, pembinaan sejak usia sekolah sangat penting untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja dan gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter dan tanggung jawab. Kami ingin para pelajar memahami bahwa menjaga keamanan, menghormati orang lain, menaati aturan, dan bertanggung jawab atas setiap tindakan merupakan bagian penting dari kehidupan mereka,” katanya.

Ipda Miskun menambahkan, terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari kepolisian, sekolah, orang tua, hingga para siswa. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun generasi muda yang disiplin, berakhlak, taat hukum, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Harapan kami, para siswa baru SMK Negeri 1 Balai dapat memulai perjalanan pendidikan dengan semangat belajar, disiplin, dan karakter yang baik. Jadilah pelajar yang mampu menjaga diri, menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, serta menjadi teladan di sekolah maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: