Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sekayam Distribusikan 6,25 Ton Jagung Hasil Demplot ke Bulog Sanggau


Humas Polres Sanggau - Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui pendistribusian hasil panen jagung dari lahan demplot milik Polsek Sekayam ke Perum Bulog Kabupaten Sanggau.

Kegiatan distribusi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan pangan sekaligus memberikan contoh pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Sebanyak 6.250 Kilogram jagung hasil panen dari lahan demplot Polsek Sekayam dikirim menuju Gudang Bulog Sanggau. Seluruh hasil panen diterima oleh pihak Bulog setelah melalui proses pemeriksaan administrasi, penimbangan, serta pengujian kualitas sesuai standar yang berlaku.

Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kualitas hasil panen memenuhi persyaratan penerimaan. Berdasarkan hasil penimbangan, seluruh jagung yang dikirim memiliki berat total 6.250 Kilogram dan dinyatakan sesuai dengan jumlah yang didistribusikan dari lokasi panen.

Selain pemeriksaan fisik, Bulog juga melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel jagung yang diterima. Hasil pengujian menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 10,1 persen, sehingga dinilai telah memenuhi standar kualitas penyimpanan dan pengelolaan komoditas jagung yang ditetapkan oleh Bulog.

Dalam pengujian tersebut juga ditemukan kandungan toksin pada sebagian hasil panen. Namun demikian, berdasarkan hasil evaluasi laboratorium, kadar toksin tersebut masih berada dalam batas toleransi yang diperbolehkan sehingga seluruh hasil panen tetap dinyatakan layak diterima oleh Bulog Sanggau sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan distribusi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan demplot oleh Polsek Sekayam tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga memperhatikan aspek kualitas sehingga mampu memenuhi standar lembaga penyerap hasil pertanian pemerintah.


Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mengatakan bahwa program demplot pertanian merupakan implementasi nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus didorong pemerintah melalui kolaborasi lintas sektor.

“Keberhasilan pendistribusian seluruh hasil panen ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan bersama para petani dan seluruh pihak terkait telah memberikan hasil yang positif. Kami berharap lahan demplot ini dapat menjadi contoh pengelolaan pertanian yang produktif, berkualitas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun daerah,” ungkapnya.

AKP Sutikno menambahkan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan hanya sebatas mendampingi masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas melalui pemanfaatan lahan yang optimal, pendampingan, serta penguatan sinergi dengan instansi terkait demi mendukung ketersediaan pangan di daerah.

Menurutnya, keberhasilan hasil panen yang diterima Bulog menjadi indikator bahwa proses budidaya, panen, hingga penanganan pascapanen telah dilakukan dengan baik. Hal tersebut penting untuk menjaga mutu hasil pertanian sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan dapat terserap oleh pasar maupun lembaga pemerintah.

Program demplot pertanian yang dijalankan Polsek Sekayam juga diharapkan mampu memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Melalui keberhasilan distribusi sebanyak 6,25 Ton jagung yang seluruhnya diterima Bulog Sanggau, Polsek Sekayam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat ketersediaan pangan yang berkualitas di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: