Rumah Semi Permanen di Sei Sengkuang Terbakar, Api Diduga Berawal dari Kebocoran Tabung Gas


Humas Polres Sanggau - Satu unit rumah semi permanen milik Wanto (45) di Lingkungan Doku, RT 006, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, terbakar pada Jumat (31/7/2026) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.27 WIB dan berhasil dipadamkan kurang dari satu jam kemudian.

Kebakaran bermula sekitar pukul 20.20 WIB ketika Safardy (13), yang berada di dalam rumah, sedang memasak menggunakan kompor gas. Saat memasak, tiba-tiba muncul api dari bagian kepala tabung gas yang diduga mengalami kebocoran.

Safardy kemudian berupaya memadamkan api tersebut. Namun, upaya itu tidak berhasil dan kobaran api justru semakin membesar. Melihat kondisi tersebut, Safardy berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu memadamkan api yang mulai meluas.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan upaya pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sanggau. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan sejumlah unsur untuk melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 20.54 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Proses penanganan melibatkan Damkar Kabupaten Sanggau, BPBD, Manggala Agni Sanggau, KPH Sanggau Timur, personel Polres Sanggau, Polsek Kapuas, Koramil Kapuas, Damkar Yayasan Bhakti Sentosa, serta masyarakat sekitar.

Selain Safardy, polisi juga mencatat Mus (32) sebagai saksi dalam peristiwa tersebut. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pendataan serta mencatat identitas korban, saksi, dan keterangan awal mengenai kronologi kebakaran.


Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, S.H., mengungkapkan penanganan dilakukan secara cepat setelah informasi kebakaran diterima sehingga api dapat dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan dukungan masyarakat, sehingga api dapat segera dikendalikan. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” katanya.

Berdasarkan keterangan awal di lokasi, sumber api diduga berasal dari bagian kepala tabung gas yang mengalami kebocoran saat digunakan untuk memasak. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kebakaran.

“Untuk penyebab pastinya masih perlu dilakukan pemeriksaan. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum proses investigasi selesai. Unit Reskrim Polsek Kapuas akan berkoordinasi dengan Inafis Satreskrim Polres Sanggau untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” ujar Iptu Marianus.

Api yang cepat membesar diduga turut dipengaruhi oleh kondisi material di dalam rumah yang disebut terdapat gabus dan bahan-bahan plastik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan nilai kerugian materiil hingga saat ini masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.

Polsek Kapuas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya saat menggunakan kompor dan tabung gas. Bhabinkamtibmas bersama perangkat kelurahan akan terus menyampaikan edukasi kepada warga mengenai langkah pencegahan kebakaran, sementara hasil investigasi lebih lanjut akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti peristiwa tersebut. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: