Tim Gabungan Gerak Cepat, Karhutla 1,3 Hektare di Sabang Merah Sanggau Berhasil Dipadamkan


Humas Polres Sanggau - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di kawasan Jalan Sabang Merah, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (21/8/2026). Kebakaran tersebut ditangani secara cepat oleh personel gabungan setelah informasi kejadian diterima Personel Siaga Karhutla Polres Sanggau sekitar pukul 13.30 WIB.

Mendapat laporan tersebut, Personel Siaga Karhutla Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas langsung melakukan pengecekan dan bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi titik kebakaran. Penanganan kemudian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi yang memiliki tugas dan kemampuan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Dalam proses pemadaman, personel Polres Sanggau dan Polsek Kapuas bersinergi dengan Manggala Agni Kabupaten Sanggau, BPBD Kabupaten Sanggau, KPH Sanggau Timur, Damkar Kabupaten Sanggau serta personel Yonif TP 833/BD Sanggau. Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lain.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1,3 hektare. Kondisi lahan yang mudah terbakar membuat proses penanganan harus dilakukan secara cermat, terutama untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.

Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah kobaran api dinyatakan padam, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan titik-titik bara yang berada di permukaan maupun bagian lahan lainnya benar-benar tidak kembali menyala.

Sekitar pukul 16.00 WIB, proses pendinginan selesai dilakukan dan api dipastikan telah padam. Meski demikian, personel tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api, mengingat kondisi lahan yang masih memiliki potensi mudah terbakar.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., MH melalui Kasi Humas Polres Sanggau Ipda Thomson M. Pakpahan mengatakan, keberhasilan penanganan Karhutla tersebut tidak terlepas dari respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang berada di lapangan.


“Begitu informasi diterima, personel langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pemadaman dan pendinginan dilakukan bersama-sama hingga api benar-benar dapat dipastikan padam,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi petugas adalah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi. Jarak sumber air yang cukup jauh dan ketersediaan air yang terbatas membuat proses pemadaman membutuhkan upaya lebih, sehingga koordinasi dan dukungan lintas instansi menjadi sangat penting dalam mempercepat penanganan.

“Karhutla tidak boleh dianggap sebagai persoalan yang dapat ditangani setelah api membesar. Pencegahan jauh lebih penting. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di wilayahnya,” kata T.M. Pakpahan.

Polres Sanggau juga akan meningkatkan patroli dan pemantauan pada kawasan yang dinilai rawan Karhutla. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin kemunculan titik api sekaligus mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi munculnya titik api baru masih terbuka apabila kondisi lahan tetap kering dan mudah terbakar. Pengawasan lingkungan secara bersama-sama dinilai penting, termasuk dengan segera memberikan informasi kepada petugas apabila ditemukan indikasi kebakaran di sekitar permukiman maupun kawasan lahan.

Penanganan Karhutla di Jalan Sabang Merah menjadi gambaran pentingnya respons cepat, koordinasi dan kepedulian bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polres Sanggau bersama seluruh unsur terkait berkomitmen terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla demi menjaga keamanan, kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Postingan terkait: